Dinas PMK Kaimana Minta Peserta Terapkan Hasil Pelatihan di Kampung

Papua Barat88 Dilihat

KAIMANA, EkuatorNews.com – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (PMK) Kabupaten Kaimana Ika Damayanti, mendorong peserta Pelatihan Penyusunan Penataan dan Kewenangan Kampung Adat agar tidak hanya menerima materi, tetapi mampu mengaplikasikannya di kampung masing-masing.

Hal tersebut disampaikan Ika Damayanti dalam sambutannya pada kegiatan Pelatihan Penyusunan Penataan dan Kewenangan Kampung Adat serta Penyerahan Bantuan Seni Budaya bagi Orang Asli Papua (OAP), yang diselenggarakan Dinas PMK Provinsi Papua Barat di Hotel Gran Papua, Kaimana, Selasa (29/9/2026).

Ika mengatakan, pelatihan yang diikuti peserta diharapkan tidak berhenti sebatas memperoleh pengetahuan, tetapi dapat memberikan manfaat nyata bagi pelaksanaan tugas dan pembangunan di kampung.

“Bukan hanya seperti tadi disampaikan bahwa kita mendapat hanya sekadar pelatihan, tetapi bisa diaplikasikan di kampung masing-masing,” ujarnya.

Ia mengingatkan peserta agar materi yang diperoleh selama pelatihan tidak hilang setelah kegiatan berakhir. Menurutnya, peserta perlu memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memahami sekaligus membahas berbagai persoalan yang dihadapi di kampung masing-masing.

“Jangan sampai habis materi hilang. Tetapi bagi kita sama-sama melihat dan mungkin apa yang memang nanti menjadi kendala atau menjadi masalah yang ada di kampungnya masing-masing, bisa disampaikan pada saat diskusi nanti dengan para pemateri atau narasumber,” katanya.

Ika juga berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat bagi seluruh peserta, terutama dalam meningkatkan pemahaman terkait penataan dan kewenangan kampung adat.

Selain itu, ia berharap Dinas PMK Provinsi Papua Barat dapat kembali memberikan kesempatan bagi kampung-kampung lainnya untuk mengikuti pelatihan serupa.

“Harapan kami kepada Bapak Kepala Dinas PMK Provinsi Papua Barat mungkin tidak hanya sampai di sini. Mudah-mudahan ada kesempatan lain agar kampung-kampung lain juga bisa merasakan pelatihan yang sama dan bisa juga membantu teman-teman yang ada,” tuturnya.

Ia kemudian mengajak seluruh peserta mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh serta memanfaatkan sesi diskusi untuk menyampaikan berbagai kendala dan persoalan yang dihadapi di kampung masing-masing.

“Kiranya pelatihan ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Terima kasih atas perhatiannya, selamat berlatih,” pungkasnya.

(RIZKY AMERBAY)