Logistik Pilkades Sangihe Mulai Didistribusikan, Athia :Wilayah Kepulauan Jadi Prioritas

Sangihe21 Dilihat

 

Sangihe, Ekuatornews.com – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) mulai mempersiapkan pendistribusian logistik Pemilihan Kapitalaung Serentak Tahun 2026.

 

Kepala Dinas PMD Kabupaten Kepulauan Sangihe, Athia Kirana Taidi, S.STP., saat dikonfirmasi awak media, Selasa (6/10/2026) di Papanuhung Santiago Rumah Jabatan Bupati Kepulauan Sangihe mengatakan pendistribusian logistik dijadwalkan berlangsung mulai 7 hingga 16 Oktober 2026.

 

Menurut Athia, wilayah kepulauan menjadi prioritas dalam distribusi logistik, mengingat faktor geografis dan ketergantungan terhadap jadwal transportasi laut.

 

“Untuk penyaluran logistik itu dimulai pada tanggal 7 Oktober sampai dengan 16 Oktober. Setelah pelaksanaan deklarasi ini, mulai dilakukan pendistribusian logistik,” ujar Athia.

 

Ia menjelaskan, sejumlah wilayah yang menjadi prioritas antara lain Kepulauan Marore, Tatoareng, sebagian wilayah Kecamatan Kendahe serta Nusa Tabukan.

 

Khusus untuk Kepulauan Marore dan sebagian wilayah Kendahe, pendistribusian direncanakan tanggal 15 Oktober. Tim kabupaten akan bertolak dari Pelabuhan Petta dengan menyesuaikan jadwal kapal Pelni.

 

Athia mengungkapkan, untuk menjangkau wilayah Lipang, pihak panitia kabupaten telah berkoordinasi dengan pihak pelabuhan dan mengajukan permohonan deviasi kepada pihak Pelni.

 

“Rencananya tanggal 15 malam kita akan berangkat ke Marore, Kawaluso, dari Pelabuhan Petta sesuai jadwal kapal Pelni. Untuk Lipang, kami sudah bermohon kepada pihak Pelni agar kapal dapat melakukan deviasi untuk singgah dan mendistribusikan logistik. dan untuk Tatoareng pendistribusian dilakukan mulai Rabu 7 Oktober melalui kapal transport Tahuna-Tatoareng,” jelasnya.

 

Ia berharap seluruh proses distribusi logistik dapat berjalan lancar sehingga tidak mengganggu tahapan pemungutan suara yang dijadwalkan berlangsung pada 21 Oktober 2026.

 

“Harapannya pelaksanaan distribusi logistik ini berjalan dengan lancar, sehingga tidak ada kendala dalam pelaksanaan pemungutan suara pada tanggal 21 Oktober nanti,” katanya.

 

 

Di tengah tahapan Pilkades yang memasuki masa kampanye, Athia juga mengingatkan seluruh calon Kapitalaung agar menjaga suasana kompetisi tetap aman, damai dan bermartabat.

 

Ia meminta para calon tidak hanya mengejar kemenangan, tetapi menjadikan tahapan pemilihan sebagai ruang untuk menyampaikan visi dan misi dalam membangun kampung.

 

“Berkompetisilah dengan baik, fokus pada visi-misi untuk membangun desa, bersaing secara sehat, lakukan politik dengan hati nurani, tanpa ada paksaan, tanpa melakukan money politics, kampanye hitam dan sebagainya,” tegasnya.

 

Menurutnya, proses demokrasi di tingkat kampung harus mampu melahirkan pemimpin yang memiliki integritas serta mampu menjalankan amanah masyarakat sesuai ketentuan yang berlaku.

 

“Sehingga kita dapat melahirkan pemimpin kampung yang amanah, berintegritas dan tentunya dapat melaksanakan tugas ke depan sesuai dengan peraturan yang berlaku,” ujarnya.

 

Athia menambahkan, setelah deklarasi damai, para calon Kapitalaung akan memasuki tahapan kampanye di tingkat kampung. Kampanye tersebut dilaksanakan dalam bentuk dialog dengan masyarakat.

 

Tahapan ini diharapkan menjadi kesempatan bagi masing-masing calon untuk menyampaikan visi, misi dan program secara terbuka kepada masyarakat tanpa menggunakan cara-cara yang dapat mencederai proses demokrasi.

 

Dengan distribusi logistik yang dipersiapkan sejak awal serta komitmen seluruh peserta untuk menjaga kompetisi tetap sehat, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe berharap Pemilihan Kapitalaung Serentak 2026 dapat berlangsung aman, tertib dan demokratis hingga hari pemungutan suara.

 

(*udy)