Tembus Pelosok Desa, Keagenan BPJS Didorong Perkuat Perlindungan Pekerja Sangihe

Sangihe88 Dilihat

Sangihe, Ekuatornews.com – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe terus mendorong perluasan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi masyarakat pekerja, termasuk mereka yang berada di wilayah perdesaan dan sektor informal.

 

Upaya tersebut diwujudkan melalui program Keagenan Desa BPJS Ketenagakerjaan, yang diharapkan mampu mendekatkan akses informasi sekaligus pelayanan jaminan sosial kepada masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe.

 

Hal itu disampaikan Wakil Bupati Kepulauan Sangihe, Tendris Bulahari, saat menghadiri kegiatan Pengukuhan dan Bimbingan Teknis Keagenan Desa Kabupaten Kepulauan Sangihe Tahun 2026, yang berlangsung di Papanuhung Rumah Jabatan Bupati, Kamis (8/10/2026).

 

Dalam sambutannya, Bulahari memberikan apresiasi kepada BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Manado yang berkolaborasi dengan Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Kepulauan Sangihe dalam menggagas dan menjalankan program tersebut.

 

Menurutnya, jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan bagian penting dari tanggung jawab pemerintah dalam memberikan perlindungan dan rasa aman kepada para pekerja, baik yang bekerja di sektor formal maupun informal.

 

“Kita menyadari bahwa masyarakat Kabupaten Kepulauan Sangihe memiliki karakteristik wilayah kepulauan dengan kondisi geografis yang menjadi tantangan tersendiri dalam memperluas akses pelayanan dan perlindungan sosial,” ujar Bulahari.

 

Ia menilai, kondisi geografis Sangihe yang terdiri dari wilayah kepulauan membutuhkan pola pelayanan yang mampu menjangkau masyarakat hingga ke tingkat desa.

 

Karena itu, kehadiran Keagenan Desa BPJS Ketenagakerjaan dinilai menjadi langkah strategis untuk mendekatkan informasi dan pelayanan kepada masyarakat, khususnya para pekerja yang selama ini mungkin belum tersentuh secara maksimal oleh layanan jaminan sosial ketenagakerjaan.

 

Melalui agen yang telah dikukuhkan, masyarakat diharapkan lebih mudah memperoleh informasi mengenai manfaat dan program BPJS Ketenagakerjaan, sekaligus memahami pentingnya memiliki perlindungan ketika menghadapi risiko dalam pekerjaan.

 

Bulahari menegaskan, para agen desa tidak sekadar bertugas menyampaikan informasi. Mereka diharapkan mampu menjadi mitra pemerintah dalam membangun kesadaran masyarakat mengenai pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan.

 

“Karena itu, saya berharap program keagenan desa ini dapat menjadi salah satu instrumen untuk memperluas cakupan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan di Kabupaten Kepulauan Sangihe,” katanya.

 

Menurutnya, perlindungan jaminan sosial dibutuhkan oleh berbagai kelompok pekerja di Sangihe, mulai dari nelayan, petani, pelaku UMKM, pekerja konstruksi, pedagang, pekerja jasa, perangkat desa hingga pekerja informal lainnya.

 

Dengan adanya Keagenan Desa, pemerintah berharap tidak ada lagi masyarakat pekerja yang kesulitan mendapatkan informasi maupun akses terhadap perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan hanya karena faktor jarak dan kondisi geografis.

 

Wakil Bupati pun berharap sinergi antara Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe, BPJS Ketenagakerjaan dan seluruh pemangku kepentingan dapat terus diperkuat.

 

“Kolaborasi ini diharapkan mampu memperluas cakupan kepesertaan sekaligus memastikan manfaat jaminan sosial ketenagakerjaan semakin dirasakan oleh masyarakat,” pungkasnya.

 

 

(*udy)