Kabut Asap Berdampak pada Transportasi dan Pendidikan, Ratusan Warga Ikuti Salat Istisqa di Polres Kaimana

Papua Barat7 Dilihat

KAIMANA, EkuatorNews.com – Di tengah kondisi kabut asap yang semakin pekat dan berdampak terhadap aktivitas masyarakat, Polres Kaimana menggelar Salat Istisqa untuk memohon kepada Allah SWT agar hujan segera turun dan kondisi udara di Kabupaten Kaimana kembali membaik.

Kegiatan ini diikuti jajaran kepolisian, unsur TNI, pemerintah daerah, serta ratusan masyarakat yang bersama-sama memanjatkan doa agar hujan segera turun dan kabut asap yang menyelimuti wilayah tersebut dapat berangsur mereda, di halaman Markas Komando (Mako) Polres Kaimana, Sabtu (10/10/2026).

Kapolres Kaimana, AKBP Satria Dwi Dharma, mengatakan pelaksanaan Salat Istisqa merupakan inisiatif Polres Kaimana sebagai bentuk ikhtiar spiritual dalam menghadapi kondisi kabut asap yang semakin mengkhawatirkan.

“Yang penting kita sebagai manusia berusaha dan berdoa. Semua itu kembali kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Kami melihat kondisi Kabupaten Kaimana saat ini, asapnya sudah parah, bahkan kualitas udara sudah masuk kategori sangat tidak sehat,” ujar Satria usai mengikuti Salat Istisqa di halaman Mako Polres Kaimana.

“Bupati Kaimana Drs. Hasan Achmad, M.Si, Kapolres Kaimana, AKBP Satria Dwi Dharma dan beberapa jajaran Forkompinda saat mengikuti Salat Istisqa di halaman Markas Komando (Mako) Polres Kaimana”

Menurutnya, pelaksanaan Salat Istisqa menjadi salah satu bentuk ikhtiar untuk memohon pertolongan Allah SWT agar hujan segera turun. Dengan demikian, kabut asap di wilayah Kaimana diharapkan dapat berkurang sehingga aktivitas masyarakat kembali berjalan normal.

Satria menjelaskan, kabut asap yang melanda Kaimana telah berdampak terhadap sejumlah sektor, terutama transportasi. Jarak pandang yang terbatas menyebabkan aktivitas penerbangan terganggu, bahkan sejumlah penerbangan terpaksa dibatalkan.

Dampak serupa juga dirasakan pada sektor transportasi laut yang membutuhkan jarak pandang memadai demi menunjang keselamatan pelayaran.

Selain transportasi, kabut asap turut memengaruhi sektor pendidikan. Kegiatan belajar mengajar di sejumlah sekolah masih dilaksanakan melalui Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) sebagai langkah antisipasi terhadap kondisi kualitas udara yang tidak sehat.

Kapolres menegaskan, Polres Kaimana akan terus memantau perkembangan situasi. Apabila kondisi kabut asap belum membaik dan hujan belum turun, pihaknya membuka kemungkinan untuk kembali menggelar Salat Istisqa.

“Seandainya belum ada perubahan, mungkin nanti kami akan melaksanakan Salat Istisqa lagi. Ini bagian dari ikhtiar kita. Kita berusaha dan berdoa, mudah-mudahan hujan segera turun sehingga kondisi Kaimana kembali normal,” pungkasnya.

 

(REI RUMLUS)