
SANGIHE, Ekuatornews.com – Tim sepak bola wanita TP-PKK Kecamatan Manganitu Selatan (Mangsel) sukses mengukuhkan diri sebagai juara Turnamen Sepak Bola Wanita Piala Bergilir Ketua TP-PKK Kabupaten Kepulauan Sangihe Tahun 2026. Gelar prestisius tersebut diraih setelah Mangsel menaklukkan TP-PKK Kecamatan Kendahe melalui drama adu penalti di Lapangan Gesit Tahuna, Minggu (11/10/2026).
Partai final berlangsung sengit dengan mempertemukan dua tim terbaik yang sama-sama menunjukkan permainan disiplin dan penuh semangat. Di bawah kepemimpinan wasit Stevenson Tempone, kedua tim saling melancarkan serangan sepanjang waktu normal. Namun, kokohnya pertahanan masing-masing tim membuat pertandingan berakhir imbang tanpa gol.
Penentuan juara akhirnya harus dilakukan melalui adu penalti. Dalam situasi penuh tekanan tersebut, tim Mangsel tampil lebih tenang dan berhasil memastikan kemenangan dengan skor 3-1 sekaligus membawa pulang Piala Bergilir Ketua TP-PKK Sangihe 2026.
Sebelum partai final, pertandingan perebutan tempat ketiga juga berlangsung ketat. TP-PKK Kecamatan Tahuna A berhadapan dengan TP-PKK Kecamatan Tabukan Selatan dalam laga yang dipimpin wasit Jun Salatu. Setelah kedua tim bermain imbang pada waktu normal, Tahuna A akhirnya memastikan posisi ketiga melalui kemenangan adu penalti dengan skor 3-2.
Prestasi Mangsel semakin lengkap setelah sejumlah penghargaan individu berhasil diborong para wakilnya. Mariam Mironsenggo dinobatkan sebagai Kiper Terbaik, Jainudin Nagaring meraih penghargaan Pelatih Terbaik, sedangkan Ayu Makaluase tampil sebagai Top Scorer dengan torehan sembilan gol sepanjang turnamen.
Ketua TP-PKK Kabupaten Kepulauan Sangihe, Ny. Cherry Thungari-Soeyoenus, S.E., menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan peserta yang telah menyukseskan penyelenggaraan turnamen tersebut. Ia juga mengucapkan selamat kepada tim-tim yang berhasil meraih prestasi.
Menurutnya, keberhasilan dalam kompetisi harus menjadi motivasi untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan. Lebih dari sekadar perebutan trofi, turnamen ini diharapkan menjadi wadah pembelajaran dalam membangun karakter, mengendalikan emosi, serta menjunjung tinggi sportivitas.
“Kemenangan sejati bukan sekadar soal trofi, melainkan bagaimana kita mampu mengelola emosi dan tetap menjunjung tinggi sportivitas di lapangan,” ujar Cherry.
Ia turut menyampaikan terima kasih kepada Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Sangihe atas dukungan yang diberikan sehingga kegiatan olahraga bagi kaum perempuan tersebut dapat terlaksana.
Meski sempat mengalami dua kali penundaan jadwal, antusiasme peserta tetap tinggi. TP-PKK Sangihe pun berharap turnamen serupa dapat kembali digelar tahun depan dengan persiapan yang lebih matang di setiap kecamatan.
Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, S.E., M.M., yang hadir langsung menutup turnamen, memberikan apresiasi kepada seluruh tim yang telah membawa nama kecamatan masing-masing dalam kompetisi tersebut.
Bupati menegaskan bahwa keikutsertaan dalam turnamen bukan sekadar soal kemenangan, tetapi juga menyangkut tanggung jawab menjaga nama baik wilayah yang diwakili.
“Karena membawa nama kecamatan itu tidak gampang, saudara-saudara. Ada nama baik yang harus ikut kita pertanggungjawabkan di dalamnya,” tegas Michael Thungari di hadapan para peserta dan penonton.
Ia juga mengapresiasi kerja keras panitia, dukungan aparat TNI-Polri dalam menjaga keamanan, serta antusiasme masyarakat yang memadati Lapangan Gesit Tahuna selama turnamen berlangsung.
Terkait penghargaan bagi para pemenang, Bupati menjelaskan bahwa selisih hadiah dari juara pertama hingga juara keempat sengaja tidak dibuat terlalu jauh sebagai upaya menjaga rasa keadilan bagi seluruh peserta.
Pada kesempatan itu, Michael Thungari juga mengumumkan rencana pelaksanaan Piala Bupati untuk sepak bola umum kategori open turnamen pada 2027. Setelah agenda tersebut, pemerintah daerah berencana kembali menggelar kompetisi sepak bola wanita antarkecamatan.
“Semoga kegiatan positif untuk para kaum wanita ini dapat terus kita selenggarakan ke depan, agar peran aktif perempuan di setiap lini tetap ada dan selalu terwakili,” ungkapnya.
Penutupan turnamen ditandai dengan penyerahan medali dan piala tetap oleh Wakil Ketua TP-PKK Sangihe, Ny. Agnes Bulahari-Walukow, S.E., didampingi Wakil Bupati Tendris Bulahari. Sementara itu, Piala Bergilir Ketua TP-PKK Kabupaten Kepulauan Sangihe diserahkan langsung oleh Cherry Thungari-Soeyoenus kepada tim TP-PKK Kecamatan Manganitu Selatan sebagai juara pertama.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Penjabat Sekretaris Daerah, unsur Forkopimda Kabupaten Kepulauan Sangihe, ketua panitia penyelenggara, serta jajaran pengurus TP-PKK dan undangan lainnya.
Keberhasilan Mangsel meraih gelar juara menjadi penutup manis turnamen yang tidak hanya menghadirkan persaingan di lapangan, tetapi juga memperkuat kebersamaan, sportivitas, dan ruang partisipasi perempuan dalam dunia olahraga di Kabupaten Kepulauan Sangihe.
(*udy)











