SITARO, Ekuatornews.com – Kehadiran program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun 2026 dari Kodim 1301/Sangihe mendapat sambutan positif dari pemerintah kampung dan masyarakat Kampung Tanaki, Kecamatan Siau Barat Selatan, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro).
Program yang mulai dilaksanakan di Kampung Tanaki ini membawa harapan baru bagi masyarakat melalui sejumlah sasaran pembangunan, di antaranya pembangunan sumur bor dan bantuan pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH) bagi warga yang membutuhkan.
Antusiasme tersebut disampaikan Kepala Seksi Pemerintahan Kampung Tanaki, Marthin Nagaring, Senin (12/10/2026). Ia mengungkapkan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Kampung Tanaki, khususnya masyarakat di Lindongan I, sebagai lokasi pelaksanaan program TMMD.
Menurut Marthin, kehadiran TNI Angkatan Darat melalui program TMMD merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap kebutuhan masyarakat di wilayah pedesaan.
“Kami dari pemerintah kampung bersama masyarakat, khususnya yang ada di Lindongan I, sangat bersyukur dengan adanya kegiatan ini. Program dari TNI Angkatan Darat sangat membantu masyarakat, terlebih melalui pembangunan sumur bor yang diharapkan dapat memberikan manfaat bagi warga,” ungkap Marthin.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah pusat, Presiden Republik Indonesia, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, serta seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan TMMD di Kampung Tanaki.
Marthin berharap program serupa dapat terus dilaksanakan di berbagai wilayah lain di Sulawesi Utara, sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat pembangunan melalui kolaborasi TNI dan pemerintah.
Ia pun mengimbau seluruh masyarakat Kampung Tanaki untuk memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan TMMD agar seluruh program yang direncanakan dapat berjalan dengan baik.
“Kami mengimbau masyarakat agar tetap mendukung dan bersama-sama menyukseskan program TMMD ini. Dengan kebersamaan dan partisipasi masyarakat, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kampung kita,” tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris Kampung Tanaki, Olivia Tumbilung, menyampaikan bahwa kehadiran personel TNI beserta program pembangunan yang dilaksanakan sangat membantu pemerintah kampung dan masyarakat setempat.
Ia mengaku bersyukur karena masyarakat mendapatkan perhatian melalui program yang menyentuh kebutuhan dasar dan peningkatan kesejahteraan warga.
“Kami selaku pemerintah Kampung Tanaki, terlebih khusus masyarakat, sangat terbantu dengan program dan kegiatan yang dilaksanakan oleh bapak-bapak TNI. Kami bersyukur atas semua program yang diberikan kepada masyarakat dan berharap bantuan ini dapat menjadi berkah serta mendorong kehidupan ekonomi masyarakat menjadi lebih baik ke depan,” ujar Olivia.
Olivia juga berharap, pada pelaksanaan program berikutnya, semakin banyak warga yang dapat menerima manfaat, sehingga bantuan tidak hanya dirasakan oleh penerima saat ini, tetapi juga masyarakat lain yang membutuhkan.
Ia menegaskan, pemerintah kampung bersama masyarakat akan terus memberikan dukungan dan menjaga semangat kebersamaan selama kegiatan TMMD berlangsung.
Dukungan serupa turut disampaikan pihak keluarga penerima bantuan rumah tidak layak huni (RTLH). Keluarga penerima mengaku bersyukur karena program TMMD memberikan perhatian terhadap kondisi tempat tinggal warga sekaligus menghadirkan pembangunan yang dibutuhkan masyarakat.
Menurut pihak keluarga, pembangunan sumur bor dan bantuan RTLH merupakan program yang sangat berarti bagi warga Kampung Tanaki. Mereka berharap kehadiran TNI melalui TMMD dapat kembali berlanjut pada masa mendatang agar lebih banyak keluarga memperoleh kesempatan untuk mendapatkan bantuan serupa.
Kehadiran TMMD ke-130 Kodim 1301/Sangihe di Kampung Tanaki pun menjadi momentum penting dalam memperkuat hubungan antara TNI, pemerintah, dan masyarakat.
Dukungan serta antusiasme warga diharapkan menjadi modal utama untuk menyukseskan seluruh sasaran program, sekaligus mendorong pemerataan pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah Kabupaten Kepulauan Sitaro.
(*udy)

















