Puluhan Ton Air Bersih Dikirim ke Tiga Pulau, Wawali Richard Sualang Apresiasi Sinergi ABPEDNAS dan Kejati Sulut

Wakil Wali Kota Manado, dr Richard Sualang, meninjau kapal penyalur air bersih.

Manado, EkuatorNews.com – Kepedulian terhadap warga yang terdampak kemarau panjang kembali ditunjukkan melalui aksi nyata.

Puluhan ton air bersih disalurkan untuk membantu masyarakat Kecamatan Bunaken Kepulauan, Kota Manado, yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat cuaca kering berkepanjangan.

Bantuan tersebut diserahkan dalam rangkaian kegiatan pelantikan pengurus DPC ABPEDNAS Manado, DPC Srikandi Jaga Desa Manado, dan DPC ASLINMAS Manado, di halaman Kantor KSOP Pelabuhan Manado, kawasan Calaca, belakang Pasar Bersehati, Selasa (13/10/2026).

Kegiatan dihadiri, Ketua DPD ABPEDNAS Sulawesi Utara, Ir. Stefanus B.A.N. Liow, M.A.P., dan Ketua DPD ASLINMAS Sulawesi Utara, Brian Janny Waleleng, S.H., M.Kn.,

Wakil Wali Kota Manado, Richard Sualang, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada DPD ABPEDNAS Sulawesi Utara, Srikandi Jaga Desa Sulawesi Utara, ASLINMAS Sulawesi Utara, Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara, serta jajaran Forkopimda, khususnya Wakapolresta Manado, atas kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan air bersih.

Menurut Richard, bantuan ini sangat berarti bagi warga Kecamatan Bunaken Kepulauan yang terdiri dari empat kelurahan di tiga pulau; Bunaken, Manado Tua serta Siladen, yang tengah menghadapi keterbatasan pasokan air bersih akibat musim kemarau.

“Hari ini ABPEDNAS, Srikandi Jaga Desa, ASLINMAS, dan Kejati Sulawesi Utara mengirimkan bantuan puluhan ton air bersih yang nantinya bisa dimanfaatkan oleh masyarakat ketika sampai,” ungkap Richard.

Foto bersama saat momen penyaluran air bersih ke Kecamatan Bunaken.

Ia juga mengapresiasi dukungan ASDP dan para tokoh masyarakat yang turut membantu proses pengangkutan serta distribusi air bersih menuju wilayah kepulauan.

Bahkan, sejumlah kapal, termasuk kapal nelayan milik masyarakat, turut dimanfaatkan untuk mendukung kelancaran penyaluran bantuan agar bisa menjangkau warga yang membutuhkan.

Menurut Richard, kolaborasi seperti ini menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap masyarakat tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan berbagai pihak.

Di tengah kondisi kemarau yang berkepanjangan, sinergi pemerintah, aparat, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat menjadi penting untuk memastikan kebutuhan dasar warga tetap terpenuhi.

“Tak lupa, kita panjatkan doa agar musim kemarau ini bisa segera berlalu dan cuaca kembali normal berkat kehendak Tuhan Yang Maha Kuasa,” tandasnya.

Kegiatan tersebut pun tidak sekadar menjadi agenda pelantikan pengurus organisasi, tetapi juga momentum untuk menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat.

(Enny)