Karhutla Picu Krisis Air Bersih, Pemda dan Lanal Kaimana Salurkan 5.000 Liter Air ke Warga

Papua Barat53 Dilihat

KAIMANA, EkuatorNews.com — Dampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda Kabupaten Kaimana mulai dirasakan masyarakat, terutama terkait ketersediaan air bersih. Sejumlah sumur warga di sekitar Kampung Air Merah dilaporkan mulai mengering.

Merespons kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Kaimana bersama prajurit Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Kaimana dan pengurus Jalasenastri menggelar aksi sosial dengan menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak, Kamis (15/10/2026).

Penyaluran bantuan berlangsung pada Kamis siang di Kampung Air Merah, Distrik Kaimana. Dengan menggunakan satu unit mobil tangki air milik Lanal Kaimana, sebanyak 5.000 liter air bersih didistribusikan untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat.

Komandan Lanal Kaimana, Mayor Laut (P) Efraim Pongsendana, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI AL bersama pemerintah daerah terhadap kesulitan yang dihadapi masyarakat akibat kondisi lingkungan yang semakin memprihatinkan.

“Dampak Karhutla ini sangat dirasakan warga di Air Merah. Sebagai pangkalan TNI AL yang berada di tengah masyarakat, sudah menjadi kewajiban kami untuk hadir membantu,” ujar Efraim.

Ia menjelaskan, keterlibatan prajurit bersama ibu-ibu Jalasenastri dalam penyaluran air bersih merupakan wujud nyata kepedulian terhadap kebutuhan dasar masyarakat.

“Hari ini ibu-ibu Jalasenastri Lanal Kaimana turun langsung bersama prajurit untuk menyalurkan air bersih. Ini merupakan implementasi Sapta Marga dan Delapan Wajib TNI, khususnya dalam membantu mengatasi kesulitan rakyat,” katanya.

Selain membantu menyediakan air bersih, Mayor Laut (P) Efraim Pongsendana menyebutkan ibu-ibu Jalasenastri Lanal Kaimana juga memberikan penyuluhan kepada warga mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan menerapkan pola hidup sehat di tengah kondisi kabut asap.

“Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan penuh kekeluargaan. Kehadiran pemerintah daerah, prajurit Lanal Kaimana, dan Jalasenastri diharapkan dapat meringankan beban masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan air bersih selama kondisi kekeringan berlangsung,” jelasnya.

Pemda Kaimana bersama Lanal Kaimana menyatakan komitmennya untuk terus berkoordinasi dalam membantu masyarakat selama masa penanganan dampak Karhutla, sesuai kebutuhan dan kondisi di lapangan. Jalesveva Jayamahe.

(REI RUMLUS)