SPARK Campus 2026 Meriah di Unsrat, Pegadaian Kanwil V Manado Dorong Mahasiswa Melek Finansial

Berita Utama44 Dilihat

Momen SPARK Campus 2026 — SPRIN x Pegadaian Peduli yang berlangsung di Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, Sabtu (31/10/2026).

Manado, EkuatorNews.com – PT Pegadaian Kanwil V Manado terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan literasi keuangan generasi muda.

Kali ini, melalui kolaborasi bersama Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) Cabang Sulawesi Utara dan PT Bio Farma, Pegadaian hadir dalam kegiatan SPARK Campus 2026 — SPRIN x Pegadaian Peduli yang berlangsung di Fakultas Kedokteran Universitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado, Sabtu (31/10/2026).

Mengusung tema “Finansial Kuat – Reproduksi Sehat | Healthy Students Brighter Future”, kegiatan ini sukses menarik perhatian ratusan mahasiswa. Sejak pukul 05.30 WITA, peserta sudah memadati area Lapangan Parkir dan Auditorium Fakultas Kedokteran Unsrat.

Acara diawali dengan Fun Walk dan senam Zumba yang berlangsung penuh semangat. Namun, SPARK Campus 2026 bukan sekadar ajang olahraga dan hiburan. Pegadaian bersama para mitra juga menghadirkan berbagai layanan dan edukasi yang bermanfaat bagi mahasiswa, mulai dari pemeriksaan kesehatan gratis, konsumsi, seminar edukatif hingga vaksinasi HPV gratis untuk 100 peserta.

Menariknya, Pegadaian turut membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk mengenal investasi sejak dini melalui pembukaan Rekening Emas. Peserta cukup menyiapkan KTP-el dan mengunduh aplikasi Tring! melalui Play Store maupun App Store.

Dalam sambutannya, Deputy Operasional PT Pegadaian Kanwil V Manado, Andy Novriza, yang mewakili Pemimpin Wilayah Pegadaian Kanwil V Manado, menyampaikan apresiasi kepada pihak Unsrat yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

Andy mengatakan, kolaborasi Pegadaian dan POGI membawa dua semangat besar, yakni SPRIN (Selamatkan Perempuan Indonesia) dan semangat Pegadaian untuk mengemaskan Indonesia.

Menurutnya, kesehatan dan kemampuan mengelola keuangan merupakan dua hal penting yang saling berkaitan dalam membangun keluarga yang kuat dan sejahtera.

“Keluarga yang sehat dan bahagia ditentukan oleh perempuan yang pandai mengelola keuangan atau finansial bagi kehidupan sehari-hari,” ujar Andy.

Ia juga mengajak mahasiswa, khususnya kaum perempuan, untuk mulai membangun kebiasaan mengatur keuangan sejak masih duduk di bangku kuliah.

Andy bahkan menyebut para mahasiswi yang hadir sebagai calon-calon “menteri keuangan” dalam keluarga di masa depan. Karena itu, kemampuan mengatur pemasukan, pengeluaran hingga investasi perlu dipersiapkan sejak dini.

Ada beberapa hal penting yang dibagikan Andy dalam edukasi tersebut, mulai dari pengelolaan kebutuhan operasional harian, memilih instrumen investasi yang tepat, membiasakan diri menabung hingga menyiapkan dana untuk kebutuhan tak terduga.

Ia juga memperkenalkan investasi emas sebagai salah satu pilihan yang dapat dipertimbangkan generasi muda.

Menurut Andy, emas memiliki nilai yang relatif terjaga dalam jangka panjang serta mudah dicairkan ketika dibutuhkan. Pegadaian pun terus mendorong masyarakat agar mengenal investasi emas melalui layanan yang mudah diakses.

Di tengah maraknya tawaran investasi bodong dengan iming-iming keuntungan besar, Andy mengingatkan mahasiswa agar tidak mudah tergiur dan selalu memastikan legalitas serta keamanan produk investasi sebelum menanamkan uang.

“Anak muda harus cerdas memilih investasi. Jangan hanya melihat keuntungan yang dijanjikan, tetapi pahami juga produk dan risikonya. Mulailah dari sekarang untuk membangun kebiasaan finansial yang sehat,” pesannya.

Edukasi finansial kemudian dilanjutkan oleh tim Pegadaian yang memberikan pemahaman lebih mendalam mengenai investasi sehat dan cara mengelola keuangan bagi mahasiswa.

Melalui SPARK Campus 2026, Pegadaian berharap generasi muda tidak hanya memiliki kesadaran menjaga kesehatan diri, tetapi juga semakin siap secara finansial dalam menghadapi masa depan.

Sebab, masa depan yang lebih baik bukan hanya dibangun dengan tubuh yang sehat, tetapi juga melalui kebiasaan mengelola keuangan secara bijak sejak dini.

(Enny)