SITARO, Ekuatornews.com – Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) 2 dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun 2026 Kodim 1301/Sangihe terus menunjukkan perkembangan positif. Hingga Senin (2/11/2026), progres pengerjaan rumah tersebut telah mencapai 36 persen.
Capaian ini menjadi salah satu bukti keseriusan Satgas TMMD dalam mempercepat pembangunan hunian layak bagi masyarakat di Kampung Tanaki, Kecamatan Siau Barat Selatan, Kabupaten Kepulauan Sitaro.
Dalam pelaksanaannya, personel Satgas terus menggenjot sejumlah pekerjaan fisik, mulai dari pembuatan rangka, pemasangan dinding berbahan GRC, hingga pengecoran lantai kamar.
Sebanyak tujuh personel TNI AD diterjunkan dalam pengerjaan tersebut. Mereka terdiri dari tiga personel Kodim 1301/Sangihe, satu personel Yon Zipur, dan tiga personel Yon TP 916.
Meski membutuhkan ketelitian dan tenaga ekstra, seluruh personel tetap bekerja dengan mengedepankan kekompakan serta semangat gotong royong demi memastikan setiap tahapan pembangunan berjalan sesuai rencana.
Program RTLH ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kondisi sosial masyarakat, khususnya dalam membantu warga mendapatkan tempat tinggal yang lebih layak, aman, dan nyaman.
Melalui TMMD ke-130, Kodim 1301/Sangihe terus membuktikan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan tugas pertahanan dan keamanan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya mendorong percepatan pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah pedesaan.
Dengan progres yang kini mencapai 36 persen, Satgas TMMD terus berupaya memaksimalkan pengerjaan agar sasaran pembangunan RTLH 2 dapat diselesaikan sesuai waktu yang telah ditentukan.
(*udy)
























