Foto Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Anggit Exton Yustiawan, S.H., M.H., bersama Pimpinan Perum Bulog Wilayah Sulawesi Utara, Dody Syahrial dan jajaran.
Manado, EkuatorNews.com – Upaya menjaga ketahanan pangan dan memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap terpenuhi terus diperkuat di Sulawesi Utara.
Kali ini, sinergi antara TNI dan Perum Bulog menjadi salah satu langkah strategis yang dibahas dalam audiensi Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Anggit Exton Yustiawan, S.H., M.H., bersama Pimpinan Perum Bulog Wilayah Sulawesi Utara, Dody Syahrial.
Pertemuan yang berlangsung di Markas Kodam XIII/Merdeka, Manado, Jumat (6/11/2026), tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan sekaligus membangun koordinasi dalam mendukung program pemerintah di sektor ketahanan pangan.
Dalam pertemuan itu, kedua pihak membahas pentingnya kerja sama lintas sektor, terutama dalam memastikan ketersediaan stok dan kelancaran distribusi bahan pangan, khususnya beras, bagi masyarakat di wilayah Sulawesi Utara.
Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Anggit Exton Yustiawan menyambut baik audiensi tersebut. Ia menegaskan, TNI siap mengambil bagian dalam mendukung berbagai program pemerintah, termasuk upaya memperkuat ketahanan pangan.
Menurutnya, ketahanan pangan merupakan sektor strategis yang membutuhkan keterlibatan dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan agar ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat tetap terjaga.
“TNI siap mendukung program pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan dan stabilitas kebutuhan pokok masyarakat. Sinergi dengan berbagai pihak, termasuk Bulog, sangat penting agar program tersebut dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” demikian penegasan Pangdam dalam pertemuan tersebut.
Ia juga berharap koordinasi antara Kodam XIII/Merdeka dan Bulog Sulawesi Utara dapat terus ditingkatkan, sehingga berbagai tantangan terkait ketersediaan maupun distribusi pangan bisa diantisipasi bersama.
Melalui kolaborasi ini, TNI dan Bulog diharapkan tidak hanya memperkuat stabilitas pasokan pangan, tetapi juga ikut menjaga kondisi sosial dan ekonomi masyarakat.
Dengan sinergi yang semakin solid, upaya mewujudkan ketahanan pangan di Sulawesi Utara diharapkan dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.
(***/Enny)




















