
Manado, EkuatorNews.com – Gaya blusukan Andrei Angouw-Richard Sualang (AARS) mendapatkan respons positif dari masyarakat.
Bukan karena supaya mendapatkan dukungan, tetapi AARS ingin menyerap aspirasi serta mendengarkan keluhan langsung dari masyarakat.
Kendati harus melewati lorong-lorong, gang sempit, hingga jemuran warga yang melintas di atas kepala, seperti saat turlap di Kelurahan Paal Dua, Sabtu (19/2024) pagi.
“Terima kasih pak wali kota, rumah saya tidak lagi masuk air saat hujan lebat kemarin, tetapi kalau boleh tolong diperbaiki jembatan di samping rumah saya ini,” kata seorang ibu yang disapa Ci Lan, saat Andrei Angouw melewati rumahnya.
Selain itu, dalam giat blusukan dari calon petahana di Pilwalkot Manado 2024 ini ingin melihat dan mengecek infrastruktur dan fasilitas publik yang harus dibenahi.
AARS ingin memastikan kondisi dan kelayakan fasilitas publik, mulai dari jalan, drainase, lampu jalan, dan lainnya yang merupakan tanggung jawab Pemkot Manado.
“Jika habis kejadian seperti kemarin (hujan lebat red), kita memang harus melakukan pengerukan saluran air yang terhambat,” kata Andrei Angouw saat melihat saluran air yang tersumbat sampah, di seputaran terminal Paal Dua.
Sepanjang perjalanan blusukan yang sempat mengeluarkan keringat, calon wali kota yang diusung PDIP selalu menarik perhatian warga.
“AARS lanjutkan,” teriak seorang ibu dari depan rumahnya. (ENC)












