Personel Sat Binmas Polres Kepulauan Sangihe Sambangi Beberapa Wilayah Rawan Bencana

Sangihe564 Dilihat

 

Sangihe – Ekuatornews.com.- Personel Sat Binmas Polres Kepulauan Sangihe, yang terdiri dari PS Kanit Bin Polmas bersama Kaur Mintu, melaksanakan kegiatan sambang dan memberikan himbauan kepada masyarakat di beberapa wilayah hukum Polres Kepulauan Sangihe pada Senin (24/2/2025).

 

Wilayah yang dikunjungi meliputi Kelurahan Mahena, Kecamatan Tahuna; pesisir pantai Kelurahan Santiago, Kecamatan Tahuna; serta Pusat Kota, Kelurahan Sawang Bendar, Kecamatan Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe. Kegiatan ini bertujuan untuk mengingatkan masyarakat akan potensi bencana akibat curah hujan tinggi dan angin kencang, khususnya di daerah rawan seperti bantaran sungai, lereng gunung, dan pesisir pantai. Hingga saat ini, belum terjadi peristiwa tanah longsor, banjir, maupun gelombang tinggi yang berdampak signifikan di wilayah tersebut.

 

Dalam kesempatan tersebut, personel Sat Binmas menyampaikan beberapa himbauan kepada masyarakat guna meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan terjadinya bencana. Pertama, masyarakat Kelurahan Eneratu, Kecamatan Tahuna Timur, diimbau untuk segera mengungsi ke tempat yang lebih aman apabila hujan terus menerus turun tanpa henti guna menghindari risiko bencana. Langkah ini diharapkan dapat mengurangi potensi korban jiwa dan kerugian akibat bencana alam yang tidak terduga.

 

Selain itu, masyarakat yang tinggal di dekat bantaran sungai, lereng gunung, dan bukit diingatkan agar selalu waspada terhadap kemungkinan terjadinya banjir, tanah longsor, serta pohon tumbang. Kondisi geografis wilayah tersebut sangat rentan terhadap bencana alam, terutama saat curah hujan tinggi dan angin kencang. Oleh karena itu, kewaspadaan dan kesiapsiagaan masyarakat sangat diperlukan agar dapat mengambil langkah pencegahan yang tepat.

 

Bagi masyarakat yang berada di pesisir pantai Kelurahan Angges, Kecamatan Tahuna, yang hendak melakukan perjalanan laut, baik nelayan maupun pengguna taksi antar pulau, disarankan untuk selalu memperhatikan kondisi cuaca, angin, dan gelombang laut. Jika cuaca tidak memungkinkan, perjalanan sebaiknya ditunda hingga kondisi kembali normal demi keselamatan. Dengan adanya himbauan ini, diharapkan masyarakat dapat lebih berhati-hati dan selalu mengutamakan keselamatan dalam setiap aktivitasnya.

 

(*Udy)