Terpilih Jadi Orang Nomor Satu PWI Kaimana, Begini Sambutan Perdana Frederik Lamawuran

Papua Barat148 Dilihat
“Ketua PWI Kaimana periode 2026-2029, Frederik Lamawuran saat menyampaikan sambutan”

KAIMANA, EkuatorNews.com – Frederik Lamawuran terpilih sebagai Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Kaimana periode 2026-2029 pada Konferensi Kabupaten (Konferkab) II di Ballroom Kaimana Beach Hotel (KBH), Senin (30/3/2026).

Diketahui, Frederik Lamawuran memperoleh 6 suara dan unggul dari dua kandidat calon Ketua PWI Kaimana.

Jumlah suara yang memilih sebanyak 11 suara, 10 dari anggota PWI Kaimana dan 1 dari PWI Provinsi.

Dalam Sambutannya perdananya, Ketua PWI Kabupaten Kaimana, Frederik Lamawuran menyampaikan banyak terimakasih terutama bagi pengurus inti PWI Papua Barat yakni Ketua dan Sekertaris yang sudah turut hadir dalam Konferkab ke ll PWI Kaimana.

“Kehadiran dari Ketua dan Sekretaris PWI Papua Barat menjadi salah satu bentuk perhatian bagi kami yang di daerah, kiranya ini menjadi motivasi agar terus menyuarakan kebenaran dengan tetap mengedepankan profesionalisme dan integritas kami sebagai jurnalis,” ujar Edi sapaan akrab Frederik Lamawuran sembari berterima kasih kepada Ketua demisioner PWI Kaimana.

Lebih lanjut, Edi mempertegas terkait profesionalisme dan integritas dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

“Profesionalisme berarti kita berkerja dengan standar etika jurnalistik, menguasai teknik peliputan, menulis dengan akurat, berimbang dan mesti terverifikasi. Sementara integritas menuntut kita supaya jujur serta menempatkan kepentingan publik diatas kepentingan pribadi atau kelompok,” tegasnya.

Jika dilihat dari perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi saat ini di media sosial, Edi mengatakan integritas lah yang menjadi benteng terkahir sebagai jurnalis.

“Tanpa integritas, PERS hanya akan menjadi alat dan bukan lagi menjadi pilar demokrasi” katanya.

Ia pun mengajak seluruh anggota PWI Kabupaten Kaimana untuk terus meningkatkan kapasitas diri melalui pelatihan, diskusi serta pembelajaran berkelanjutan.

“Mari kita jadikan organisasi ini bukan hanya sebagai wadah berkumpul, tetapi juga sebagai rumah tempat kita belajar, tempat berbagi pengalaman dan sekaligus benteng menjaga marwah profesi wartawan,” tandasnya. (REI)