Nelayan Dilaporkan Hilang di Perairan Tanjung Bicari, Tim SAR Gabungan Lakukan Pencarian Intensif

Papua Barat7 Dilihat
“Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Pos SAR Kaimana, TNI AL, dan Polairud Polres Kaimana saat persiapan melakukan pencarian terhadap seorang nelayan yang dilaporkan hilang saat menjaring ikan di perairan Tanjung Bicari”

KAIMANA, EkuatorNews.com – Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Pos SAR Kaimana, TNI AL, dan Polairud Polres Kaimana melakukan pencarian terhadap seorang nelayan yang dilaporkan hilang saat menjaring ikan di perairan Tanjung Bicari, Kabupaten Kaimana, Papua Barat.

Korban diketahui bernama Suhardin yang berangkat melaut menggunakan longboat bermesin 15 PK dari Pelabuhan Telkom Pantai pada Sabtu (25/7/2026) sekitar pukul 04.00 WIT.

Suhardin dijadwalkan kembali ke daratan pada hari yang sama sekitar pukul 10.00 WIT. Namun hingga beberapa hari kemudian korban tidak kunjung pulang, sehingga pihak keluarga melaporkan kejadian tersebut kepada Pos SAR Kaimana.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika melalui Komandan Pos SAR Kaimana, Silas Wopari, mengatakan laporan dari keluarga korban diterima pada Senin (27/7/2026) sekitar pukul 12.45 WIT.

“Korban berangkat menuju perairan Tanjung Bicari untuk menjaring ikan dan dijadwalkan kembali pada hari yang sama sekitar pukul 10.00 WIT. Namun hingga laporan diterima, korban belum kembali sehingga keluarga meminta bantuan SAR untuk melakukan pencarian,” ujar Silas Wopari.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim SAR Gabungan langsung bergerak menuju lokasi pencarian pada pukul 13.05 WIT. Lokasi operasi berada sekitar 11,83 mil laut dari Pos SAR Kaimana dengan estimasi waktu tempuh sekitar satu jam menggunakan armada SAR.

Silas menjelaskan, tim gabungan melakukan penyisiran di area yang diduga menjadi lokasi terakhir korban beraktivitas. Berbagai sarana dan peralatan SAR dikerahkan untuk mempercepat proses pencarian.

“Kami langsung mengerahkan personel dan peralatan setelah menerima laporan dari keluarga. Tim SAR Gabungan saat ini melakukan pencarian dan penyisiran di sekitar lokasi yang diduga menjadi area aktivitas korban dengan harapan korban dapat segera ditemukan,” katanya.

Dalam operasi tersebut, tim mengerahkan satu unit Rigid Inflatable Boat (RIB) bermesin 400 PK, satu unit Landing Craft Rubber (LCR) bermesin 25 PK, kendaraan operasional, peralatan komunikasi, perlengkapan medis, serta sejumlah peralatan pendukung lainnya.

Operasi pencarian melibatkan empat personel Rescuer Kantor Pencarian dan Pertolongan Timika, dua personel TNI AL, dua personel Polairud Polres Kaimana, serta satu anggota keluarga korban.

Berdasarkan prakiraan cuaca dari BMKG, kondisi cuaca di wilayah pencarian diperkirakan hujan ringan dengan arah angin dari utara dan tinggi gelombang berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter. Meski demikian, operasi pencarian tetap dilanjutkan dengan mengutamakan keselamatan seluruh personel di lapangan.

Hingga berita ini diterbitkan, Suhardin masih dalam pencarian. Tim SAR Gabungan terus melakukan penyisiran di perairan Tanjung Bicari dengan harapan korban dapat segera ditemukan.

(***/ Rei Rumlus)