Pemkab Kaimana Dorong Produk Lokal Naik Kelas Lewat Gerakan Bangga Buatan Indonesia

Papua Barat561 Dilihat

KAIMANA, EkuatorNews.com – Pemerintah Kabupaten Kaimana menegaskan komitmennya memperkuat perekonomian lokal melalui Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN), khususnya dengan mendorong pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Hal tersebut disampaikan Staf Ahli Bupati Kaimana Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Blasius Kilmas, saat membuka Sosialisasi Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) di Rumah Makan Belia, Rabu (19/8/2026).

Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari Direktorat Pemasaran Produk Dalam Negeri Kementerian Perdagangan RI, Kukuh Sri Harjanto dan Fransiskus Saut Sandean Sinaga.

Dalam sambutannya, Blasius mengatakan P3DN tidak boleh hanya dipandang sebagai kewajiban pemerintah dalam pengadaan barang dan jasa. Lebih dari itu, P3DN harus menjadi strategi untuk memperkuat kemandirian ekonomi sekaligus membuka peluang yang lebih besar bagi pelaku usaha lokal.

Menurutnya, belanja pemerintah yang diarahkan pada penggunaan produk dalam negeri akan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah. Selain menciptakan pasar bagi UMKM, kebijakan tersebut dapat mendorong peningkatan produksi, membuka lapangan kerja, serta menjaga perputaran ekonomi di daerah.

“Semoga Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI) yang telah dicanangkan terus diperkuat di wilayah Provinsi Papua Barat,” harap Blasius.

Ia menegaskan, Gernas BBI memiliki tujuan untuk meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap karya anak bangsa, terutama produk yang dihasilkan pelaku UMKM lokal.

Menurut Blasius, penguatan Gernas BBI dapat menjadi salah satu langkah strategis dalam menghadapi berbagai tantangan ekonomi global yang berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi, investasi, maupun daya beli masyarakat.

Karena itu, ia berharap reaktivasi Gernas BBI dapat mendorong masyarakat, termasuk pemerintah daerah, untuk semakin mengutamakan penggunaan produk lokal Indonesia.

“Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus memberikan dukungan agar pelaku usaha mampu meningkatkan kualitas produk, kapasitas produksi, legalitas usaha dan daya saing sehingga dapat memenuhi kebutuhan pasar, termasuk kebutuhan pemerintah daerah,” katanya.

Perkuat Sinergi Pemerintah dan Pelaku Usaha

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana, Husein Hassanoesi, mengatakan sosialisasi P3DN bertujuan meningkatkan pemahaman sekaligus memperkuat komitmen para pemangku kepentingan dalam mendorong penggunaan produk dalam negeri, khususnya dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Husein menjelaskan, kegiatan tersebut melibatkan peserta dari Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Badan Pertanahan Nasional, pelaku IKM dan UMKM binaan, serta perwakilan siswa-siswi dari empat SMA di Kabupaten Kaimana.

Ia berharap sosialisasi tersebut dapat memperkuat sinergi antara perangkat daerah dan pelaku usaha, sehingga produk lokal Kaimana semakin dikenal, memiliki daya saing, dan mampu memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

“Semoga sosialisasi ini dapat memperkuat sinergi antara perangkat daerah dan pelaku usaha, sehingga produk lokal Kaimana semakin dikenal memiliki daya saing dan mampu memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi demi kesejahteraan masyarakat,” tandasnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Kabupaten Kaimana Barent Tumanat, serta para peserta dan tamu undangan lainnya.

(***/REI RUMLUS)