KAIMANA, EkuatorNews.com – Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kaimana meminta para guru lebih aktif memastikan siswa tetap mengikuti pembelajaran selama kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) diberlakukan akibat kabut asap.
Kepala Disdikpora Kaimana, Ray Ratu D Come, mengatakan tenaga pendidik perlu memahami kondisi setiap siswa, terutama mereka yang mengalami keterbatasan sarana komunikasi selama mengikuti pembelajaran dari rumah.
Ia menyarankan agar guru tidak hanya menunggu siswa datang atau mengirimkan tugas, tetapi mengambil inisiatif dengan mengunjungi rumah siswa untuk memastikan proses belajar tetap berjalan.
“Jangan berharap murid datang atau mengirimkan tugas. Kalau bisa, guru yang langsung mengunjungi setiap rumah muridnya, sebab mungkin saja ada siswa yang tidak memiliki handphone,” ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (23/10/2026).
Menurut Ray, langkah tersebut penting agar kebijakan PJJ tidak membuat siswa yang memiliki keterbatasan fasilitas semakin tertinggal dalam proses pembelajaran.
Ia menjelaskan, berdasarkan evaluasi sementara, pelaksanaan PJJ di Kaimana berjalan cukup baik. Meski demikian, masih terdapat satu atau dua kendala yang telah disampaikan kepada kepala sekolah untuk ditangani.
Selain memastikan pembelajaran tetap berjalan, Disdikpora juga mengingatkan pentingnya perlindungan kesehatan anak di tengah kondisi kabut asap yang masih terjadi di Kaimana.
Ray mengimbau para orang tua agar membatasi aktivitas anak-anak di luar rumah atau di tempat terbuka selama kondisi udara masih terdampak kabut asap.
Ia mengingatkan bahwa paparan asap dapat berdampak terhadap kesehatan, khususnya sistem pernapasan. Dampak kesehatan dapat berbeda-beda bergantung pada tingkat paparan dan kondisi masing-masing individu.
“Para orang tua diharapkan memperhatikan kondisi kesehatan anak, sementara sekolah dan tenaga pendidik perlu menyesuaikan pelaksanaan pembelajaran dengan situasi yang berkembang,” ungkapnya.
Ray menegaskan, keberlanjutan pendidikan harus tetap menjadi perhatian bersama tanpa mengabaikan keselamatan dan kesehatan siswa.
Melalui kerja sama antara sekolah, guru, dan orang tua, Disdikpora Kaimana berharap seluruh siswa tetap mendapatkan pendampingan belajar meskipun kegiatan pembelajaran tatap muka belum dapat dilaksanakan secara normal.
(REI RUMLUS)
















