Penjabat Bupati Sangihe Temui Keluarga Korban Nelayan Hilang Asal Kampung Kalinda

Sangihe1201 Dilihat

Sangihe, EkuatorNews.com.- Meski di tengah kesibukan berbagai agenda kepemerintahan, Penjabat Bupati Kepulauan Sangihe dr.Rinny Tamuntuan memanfaatkan waktu untuk menemui keluarga korban nelayan yang hilang di kampung Kalinda, Kecamatan Tamako. Rabu (28/2/2024).

Kedatangan PJ. Tamuntuan juga disambut warga setempat bersama keluarga korban. Ikut mendampingi, Camat Tamako, Kapitalaung Kampung Kalinda, bersama tim Basarnas Posal Tahuna.

Pada kesempatan tersebut, Tamuntuan berharap dari keluarga nelayan tersebut agar bisa cepat ditemukan. Saat ini di kampung kalinda keluarga Matulende – Letunggamu atas nama Alteos Matulende dibeberapa hari kemarin hilang saat melaut. Dan sampai saat ini belum juga ditemukan.

“Tentunya mengharapkan agar supaya dapat ditemukan. Namun kami pemerintah sudah berupaya. Jadi atas nama pemerintah kita sudah bekerjasama dengan tim Basarnas. Dan Basarnas sudah melakukan pekerjaan mereka selama seminggu pencarian terhadap bapak Alteos Matulende yang hilang di laut,”ucap Tamuntuan.

Lanjut Tamuntuan, Namun memang sampai saat ini belum ditemukan.

“Tapi tetap terus berupaya walaupun sesuai dengan SOP dari Basarnas yang sudah mereka lakukan selama seminggu, namun saat ini diwaktu istirahat masih terus dalam pemantauan,”ujarnya.

Kemudian Tamuntuan meminta kepada pemerintah kecamatan Tamako juga harus terus memberikan informasi tentang kehilangan salah satu nelayan warga masyarakat kampung Kalinda

Sehingga kalau ada masyarakat yang melaut saat ini tentunya tetap harus melihat keadaan, siapa tau nanti bisa ditemukan. Dan dari pihak keluarga selalu masih punya pengharapan, semoga Tuhan memberikan mukjizat mungkin bisa ditemukan, dan kita berdoa tentunya masih dalam keadaan tubuh yang sehat,”harap Tamuntuan.

Lebih lanjut, Tamuntuan menghimbau kepada seluruh warga masyarakat kabupaten kepulauan Sangihe karena saat ini cuaca masih ekstrim.

“Kami pemerintah menghimbau supaya masyarakat harus berhati – hati. Dan untuk saat ini mungkin harus menunda apakah menunda untuk kegiatan – kegiatan melaut, dan juga saat ini seperti informasi dari pak camat Tamako bahwa ada kemungkinan panen raya, atau panen cengkih. Jadi Saya berharap harus terus waspada dengan cuaca yang sangat ekstrim saat ini,”ungkap Tamuntuan.

Pantauan Ekuatornews.com, atas nama pemerintah dan keluarga Silangen – Tamuntuan menyerahkan bantuan sembako serta sampul diakonia kepada istri korban nelayan yang hilang.

(*Udy)