Sangihe – Ekuatornews.com.- Warga masyarakat kampung Barangkalang bersyukur atas diresmikannya bangunan balai rakyat. Kamis (14/3/2024)

Peresmian tersebut dilakukan dengan pengguntingan pita secara Seremonial oleh Pj.Bupati kepulauan Sangihe yang diwakili oleh kepala badan Penanggulangan bencana daerah kabupaten kepulauan Sangihe, Wandu Labesi, dilanjutkan dengan penyerahan kunci dari kepala tukang kepada kapitalaung kampung Barangkalang kemudian diserahkan langsung kepada camat Manganitu untuk membuka bangunan balai rakyat kampung Barangkalang.

Selain itu juga dilakukan penandatanganan prasasti oleh kepala badan Penanggulangan daerah kabupaten kepulauan Sangihe bersama Camat Manganitu,
Pantauan Ekuatornews com, hadir dalam peresmian balai rakyat kampung Barangkalang tersebut, Kadis Pertanian, Kepala satuan polisi pamong praja, kadis pemdes, direktur RSUD Liung kendage Tahuna.
Kemudian Kapitalaung Kampung Barangkalang Frangky Siri membacakan laporan kegiatan pembangunan balai rakyat, selaku pemerintah kampung Barangkalang menyampaikan bahwa pembangunan balai rakyat ini pada hakekatnya adalah upaya yang dilaksanakan oleh semua komponen yang ada di kampung Barangkalang.
“Bertujuan sebagai wadah untuk membangun integrasi warga maupun fungsi dari komponen sosial masyarakat sehingga dapat saling melengkapi dan menunjang seperti menciptakan lingkungan baru yang dinamis dan harmonis,”Ucap Frangki.
Menurut Dia, seharusnya pembangunan balai rakyat ini sudah bisa terealisasi pada tahun 2020 atau tahun 2021.
“Tapi dengan adanya pendemo covod 19, sehingga pembangunan balai rakyat ini tertunda akibat dari anggaran yang harus difokuskan pada penanganan pencegahan dan penanggulangan pandemi covod 19,”tutur Frangki.
Adapun pembangunan balai rakyat kampung Barangkalang tambah Dia, dilaksanakan padat karya tunai dalam 4 Tahap pembangunan dengan bersumber dana dari anggaran dana desa.
“Untuk tahun 2019 dengan jumlah anggaran sebesar Rp.300.000.000, juta. Dan untuk tahun 2020 dengan jumlah anggaran sebesar Rp.33.829.000, kemudian untuk tahun 2022 dengan jumlah anggaran sebesar Rp.150.000.000, juta. Dan terakhir di tahun 2023 dengan jumlah anggaran sebesar Rp.310.600.000, juta. Dengan demikian pembangunan Balai rakyat kampung Barangkalang ini menelan anggaran dana desa sebesar Rp.794.429.000.(Tujuh ratus sembilan puluh empat juta, empat ratus dua puluh sembilan ribu rupiah),”jelasnya.
Sementara itu Sambutan Penjabat Bupati Kepulauan Sangihe, dr.Rinny Tamunyuan saat ini dibacakan oleh kepala badan Penanggulangan bencana Daerah kabupaten kepulauan Sangihe mengucapkan selamat atas diresmikannya balai rakyat kampung Barangkalang.
“Dalam suasana syukur ini perkenankan saya menyampaikan selamat atas diresmikannya bangunan balai rakyat kampung Barangkalang sebagai sarana penunjang penyelenggaraan pemerintahan dan kemasyarakatan yang ada di kampung Barangkalang kecamatan Manganitu,”
“Semoga melalui momentum ini akan memberikan nuansa baru serta landasan berpijak dan sumber motivasi bagi segenap komponen masyarakat, terlebih lagi masyarakat kampung Barangkalang untuk saling bersinergi dengan pemerintah dalam memantapkan tekad dan motivasi guna membangun kampung Barangkalang,”Ucap Labesi.
Menurut Labesi, harus memahami bahwa peningkatan kesejahteraan masyarakat dibangun atas dasar semangat kebersamaan serta didorong oleh kesadaran untuk mengedepankan dan menempatkan masyarakat sebagai pelaku utama pembangunan.
“Keberhasilan menyelesaikan pembangunan balai rakyat kampung Barangkalang inipun merupakan perwujudan komitmen dan kerjasama antara pemerintah dengan segenap komponen masyarakat untuk berperan serta sekaligus memberikan kontribusi positif dalam membangun dan memajukan kampung Barangkalang kecamatan Manganitu, khususnya kabupaten kepulauan Sangihe pada umumnya,”ujarnya.
Kemudian didalam isi sambutan penjabat Bupati kepulauan sangihe, Labesi berharap melalui momentum peresmian balai rakyat kampung Barangkalang ini, ada harapan baru.
“Saya berharap ada harapan baru ad semangat bagi komponen masyarakat dan pemerintah kampung dalam upaya membangun kampung Barangkalang dengan memanfaatkan alokasi dana desa secara berkualitas guna percepatan penanggulangan kemiskinan dengan mendorong produktifitas dan pertumbuhan ekonomi perdesaan sesuai dengan potensi dan sumber daya kampung Barangkalang untuk pembangunan yang berkelanjutan,”
Lebih lanjut lagi kepada pemerintah kampung, dalam hal ini kapitalaung agar dapat melakukan terobosan – terobosan melalui program inovasi desa.
“Tingkatkan kualitas pelayanan umum, kurangi kerusakan lingkungan, optimalisasi fungsi organisasi, menggali serta memaksimalkan sumber – sumber ekonomi yang dapat memberi nilai tambah bagi masyarakat kampung Barangkalang secara berkelanjutan. Selain itu bangun sinergitas yang baik dan berkualitas antara masyarakat kampung Barangkalang, sebab tanpa dukungan dari seluruh elemen masyarakat, pemerintah tidak dapat merealisasikan tujuan pembangunan kampung ini”.Kunci Labesi didalam isi sambutan penjabat Bupati kepulauan Sangihe.
(*Udy)






