Kadistan Turlap Sambangi Penyuluh Pertanian dan Poktan di Kampung Pananaru

Sangihe631 Dilihat

 

Sangihe – Ekuatornews.com.- Kepala Dinas Pertanian (Distan) Sangihe Franky Nantingkaseh turun lapangan (turlap) menyambangi penyuluh pertanian yang ada di BPP Dagho dan Kelompok Petani (Poktan) yang ada di Kampung Pananaru Kecamatan Tamako, Selasa (30/4/2024).

Pertemuan yang digelar di Puncak Nawirahi Kampung Pananaru Kecamatan Tamako ini merupakan pertemuan rutin bersama Penyuluh Pertanian untuk evaluasi tugas kerja penyuluh. Kegiatan diawali dengan doa bersama dilanjutkan sosialisasi cara pindah tanam dari persemayam ke media tanam.

Tak hanya itu, dalam kegiatan ini juga peserta yang terdiri dari penyuluh pertanian, Poktan, Pemerintah Kampung, Pemerintah Kecamatan dan Tokoh Masyarakat ini saling bertukar pikiran terkait konsep pembangunan pertanian.

“Membangun sektor pertanian bukan hanya dinas pertanian bukan juga penyuluh tapi perlu didukung stakhollder dan pemerintah kampung dan tokoh masyarakat yang tergabung dalam organisasi masyrakat sehingga pertanian Sangihe dapat berjalan dengan baik,” ujar Kadis Pertanian Franky Nantingkaseh.

Lanjut Kadis, dukungan dari pemerintah kampung sangatlah penting untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat khususnya di sektor pertanian. Diapun memberi apresiasi kepada Pemerintah Kampung Pananaru yang menganggarkan 20 persen dari Anggaran Dana Desa (ADD) untuk
pemberdayaan ekonomi masyarakat di sektor pertanian. Hal ini tentunya akan menjadi motivasi pemerintah di kampung lainnya untuk membangun sektor pertanian perlu adanya kolaborasi bersama.

“Harapan kolaborasi program kegiatan antara pemerintah daerah lewat instansi teknis Distan Sangihe dan Pemerintah Kampung Pananaru dapat menular ke kampung lainnya lewat sentuhan program pemberdayaan kelompok tani yang teralokasi lewat dana ADD,” pungkas Nantingkaseh

Semntara itu kapitalaung kampung Pananaru Mathias Tentonda mengapresiasi kepada dinas pertanian.

“Tentunya selaku pemerintah kampung Pananaru mengapresiasi atas kehadiran dari dinas pertanian yang sudah memberikan beberapa arahan kepada kami selaku kelompok tani yang ada di kampung Pananaru. Dan semua ini demi kebaikan kami selaku petani yang ingin berkarya lewat kelompok tani,”ucap Tentonda.

(*Udy)