Didampingi Istri Tercinta, Bupati MT dan Wabup TB Panen Perdana Tanaman Nilam di Kampung Lenganeng

Sangihe610 Dilihat

 

 

 

 

Sangihe – Ekuatornes.com.- Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe Michael Thungari SE,ME dan Wakil Bupati Tendris Bulahari, didampingi oleh istri masing-masing, ketua TP-PKK Ny. Cherry S. Thungari Soeyoenus, SE., serta Ny. Agnes L. P. Bulahari Walukow, SE menghadiri panen perdana tanaman nilam di Kampung Lenganeng pada Sabtu (8/3/2025). Acara ini diselenggarakan sebagai bentuk apresiasi terhadap para petani yang telah bekerja keras dalam membudidayakan tanaman nilam, yang dikenal sebagai salah satu komoditas unggulan daerah. Kehadiran pemimpin daerah ini menunjukkan dukungan penuh terhadap sektor pertanian yang menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat setempat.

Pada kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan apresiasi dan harapannya agar budidaya nilam terus berkembang dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat. Ia menekankan pentingnya inovasi dalam pengolahan nilam agar dapat meningkatkan nilai jualnya di pasar nasional maupun internasional.

 

Ketika diwawancarai Wartawan Bupati Michael Thungari menyampaikan bahwa, tanaman nilam saat ini lagi viral, jadi harapan supaya kedepan harganya semakin membaik, sehingga produksi itu bisa sebanding dengan harga jual.

 

” Harapannya supaya bagi para petani dibutuhkan keseriusan,tanggungjawab,kerja keras dan keuletan,sehingga momentum yang baik ini,para petani kedepan lebih semangat dan berkembang,”Kata Bupati MT, yang didampingi Wakil Bupati TB

 

 

Selain itu, Wakil Bupati juga turut memberikan semangat kepada para petani dengan mengajak mereka untuk terus meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil panen. Menurutnya, jika dikelola dengan baik, nilam dapat menjadi komoditas andalan yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ia juga menyoroti perlunya sinergi antara petani, pemerintah, dan pelaku usaha untuk memperluas pasar serta memperkenalkan produk berbasis nilam ke kancah global.

 

Panen perdana ini tidak hanya menjadi momen berharga bagi para petani, tetapi juga menjadi bukti nyata bahwa pertanian nilam di Kampung Lenganeng memiliki prospek cerah. Antusiasme masyarakat yang hadir dalam acara ini menunjukkan besarnya harapan terhadap keberlanjutan budidaya nilam di daerah mereka. Dengan dukungan penuh dari pemerintah dan berbagai pihak terkait, diharapkan sektor pertanian ini semakin maju dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat setempat.

 

 

Sementara itu, Kapitalaung Kampung Lenganeng Hesky Olden Sasundu menyampaikan bahwa kalau untuk ketahanan pangan anggaran dana Desa 20% tahun 2025 itu di anggarkan ketahanan pangan.

 

“Karena tanaman pangan ini dia termasuk tanam wajib. Dan untuk petani Nilam tentunya kami dari pemerintah kampung tetap akan memperhatikan karena ini juga bisa menambah penghasilan bagi para petani Nilam atau masyarakat yang ada di kampung Lenganeng.”ungkap Sasundu.

 

(*Udy)