Wali Kota Caroll Hadiri Musrenbang RKPD Tahun 2026 Provinsi Sulawesi Utara

Tomohon294 Dilihat

Manado,Ekuatornews.com – Wali Kota Tomohon, Caroll Joram Azarias Senduk, S.H., menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026 Provinsi Sulawesi Utara yang digelar di The Sentra Hotel Manado, Rabu (23/4/2025).

Musrenbang ini secara resmi dibuka oleh Wakil Gubernur Sulawesi Utara, Dr. J. Victor Mailangkay, S.H., M.H., dan menjadi momentum strategis dalam menyelaraskan arah pembangunan daerah dengan kebijakan pembangunan nasional.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur menekankan pentingnya peran pemerintah daerah dalam menyusun rencana pembangunan sebagai bagian tak terpisahkan dari sistem perencanaan pembangunan nasional. “Perencanaan pembangunan bersifat hirarkis mulai dari tingkat pusat, provinsi, kabupaten/kota, sampai desa/kelurahan. Oleh karena itu, integrasi dan sinkronisasi dokumen perencanaan sangatlah penting,” ujarnya.

Musrenbang RKPD Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2026 bertujuan untuk menyepakati berbagai aspek penting pembangunan, antara lain permasalahan dan isu strategis, tema pembangunan, prioritas, arah kebijakan, hingga penentuan program, kegiatan, target kinerja, dan lokasi prioritas. Selain itu, forum ini juga menjadi wadah untuk menyelaraskan sasaran pembangunan daerah dengan kebijakan dan program nasional serta mengklarifikasi usulan dari kabupaten/kota.

Turut hadir dalam kegiatan ini Direktur Perencanaan Anggaran Daerah Kementerian Dalam Negeri RI Dr. Hendriawan, M.H., M.Si., Staf Ahli Bidang Hubungan Kelembagaan Kementerian PPN/Bappenas RI Kurniawan Ariadi, S.I.P., M.Com. (secara virtual), Anggota DPD-RI Ir. Stevanus Linow, M.A.P., Forkopimda Provinsi Sulawesi Utara, para Bupati dan Wali Kota se-Sulawesi Utara, pimpinan instansi vertikal, pimpinan perguruan tinggi, tokoh agama dan tokoh masyarakat, serta jajaran Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.

Wali Kota Tomohon menyambut baik pelaksanaan Musrenbang ini sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mendorong pembangunan yang partisipatif, terencana, dan berkelanjutan. Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi antar daerah dalam merumuskan langkah strategis pembangunan menuju Sulawesi Utara yang lebih maju dan sejahtera.