Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe Pimpin Upacara Dalam Rangka Hari Pendidikan Nasional 2025

Sangihe404 Dilihat

 

 

 

Sangihe – Ekuatornews.com.- Pemerintah Kabupaten Kepulauan (Pemkab) Sangihe melaksanakan upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) dengan Tema dalam Hari Pendidikan Nasional tahun 2025 adalah ” Partisipasi semesta wujudkan pendidikan bermutu untuk semua”.

 

Selain Upacara bendera, Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari SE.,MM sebagai inspektur upacara juga memimpin ape kerja bersama bulan Mei bertempat di lapangan gelora Santiago Rumah dinas Bupati pada Jumat (2/5/2025) juga turut hadir mengikuti upacara sekaligus Apel bersama, Wakil Bupati Kepulauan Sangihe Tendris Bulahari, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, para Kepala Perangkat Daerah, ASN, THL, serta siswa dan siswi dari sekolah dasar (SD) bersama sekolah menengah pertama (SMP).

 

 

Pada kesempatan tersebut, Bupati menyampaikan pidato Mentri Pendidikan bahwa, Peringatan Hari Pendidikan Nasional bukanlah sekedar seremonial yang ditandai dengan upacara bendera dan berbagai ragam lomba,

 

 

“Hari Pendidikan Nasional merupakan momentum untuk kita meneguhkan dan meningkatkan dedikasi komitmen dan semangat untuk memenuhi amanat konstitusi yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa dengan memberikan layanan pendidikan yang terbaik bermutu dan berkemajuan bagi seluruh anak bangsa,” Ucap Bupati sesuai isi pidato.

 

 

Lanjut Bupati, Undang-Undang Dasar 1945 menegaskan bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan.didalam undang-undang sistem pendidikan nasional nomor 20 tahun 2003 disebutkan bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan yang bermutu sesuai amanat konstitusi.

 

“Tidak boleh ada diskriminasi atas dasar agama fisik suku bahasa ekonomi jenis kelamin domisili dan sebab-sebab lain yang menyebabkan seseorang kehilangan kesempatan memperoleh pendidikan,” Ujarnya.

 

 

 

Ia juga menambahkan bahwa, Pendidikan adalah hak asasi dan hak sipil yang melekat dalam diri setiap Insan baik sebagai pribadi maupun sebagai warga negara pada hakekatnya pendidikan adalah proses membangun kepribadian yang utama akhlak mulia dan peradaban bangsa secara individual.

 

 

“Dalam konteks kebangsaan pendidikan adalah sarana mobilitas sosial politik yang secara vertikal mengangkat harkat dan martabat bangsa Karena itu sangat tepat ketika Presiden Prabowo menempatkan pendidikan sebagai prioritas sebagaimana disebutkan dalam Asta Cita keempat Presiden Prabowo berkomitmen membangun sumber daya manusia yang kuat sebagai aktor dan agen perubahan yang mengantarkan Indonesia menjadi bangsa dan negara yang adil dan makmur,”

 

“Melalui pendidikan presiden Prabowo komitmen memutus mata rantai kemiskinan. Presiden bertekad memajukan pendidikan melalui revitalisasi sarana dan prasarana pendidikan pembelajaran digital dan peningkatan kualitas. Kualifikasi serta kinerja guru melalui pemenuhan kualifikasi peningkatan kompetensi dan kesejahteraan dengan cara demikian guru diharapkan dapat menjadi agen pembelajaran dan agen peradaban para guru tidak hanya menjadi fasilitator pembelajaran tapi juga mentor dan konselor para murid. guru adalah orang tua yang senantiasa berada di sisi para murid dalam suka dan duka serta membantu para muridnya mencapai cita-cita Luhur.” Tutup orang nomor satu di Sangihe sesuai dengan isi pidato Menteri Pendidikan

 

(*Udy)