
KAIMANA – Stenly Furima merupakan salah satu figur anak mudah yang berhasil menduduki kursi Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Kaimana dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Lelaki yang sering menggunakan topi patino atau topi kodok ini juga merupakan anggota DPRK Kaimana pertama dari PSI.
Kisah sosok Stenly Furima bisa dijadikan salah satu inspiratif bagi generasi muda di Kabupaten Kaimana, pasalnya beliau dulunya hanya seorang pemain keyboard di Gereja dan kini bisa menjadi Anggota DPRK.
“Bagi Tuhan tidak ada yang mustahil. Hidup ini kita sendiri yang ciptakan bukan orang lain, sering kali orang terlalu sering membanggakan motivator-motivator hebat dan mereka lupa kalau diri mereka sendirilah yang merupakan motivator terhebat untuk bisa meraih kesuksesan,” ujar Stenly Furima saat ditemui EkuatorNews.com di Ruangan Kerjanya, Rabu (7/5/2025).
Stenly Furima melanjutkan biar diajar langsung oleh motivator-motivator hebat dunia sekalipun tetapi diri sendiri tidak mau untuk mengeksekusi semua menjadi tidak ada gunanya.
Lebih lanjut, lelaki yang akrab di sapa Stenly mengatakan ingatlah hidup ini berawal dari mimpi dan semua dimulai lewat pikiran.
“Kita harus mampu menentukan tujuan hidup, sebab lewat itu kita bisa membawa hidup ini kemana saja seperti dari yang tidak terpandang menjadi terpandang dan lain sebagainya,” ungkapnya
Calon kuat Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PSI Kabupaten Kaimana juga menegaskan tidak ada orang yang sukses tanpa belajar dan berusaha.
“Buku adalah jendela dunia, bagi saya pengetahuan merupakan sumber kehidupan, jadi jangan pernah berhenti untuk belajar dan menimba ilmu sebanyak-banyak mungkin,” tutur lelaki yang masih aktif menjadi pelayan musik di Gereja hingga sekarang.
Ia pun mengingatkan usaha dan kerja keras tanpa doa menjadi percuma.
“Orang bisa sukses lewat usaha dan kerja keras tapi tanpa doa semua itu bisa menghancurkannya dikemudian hari, maka apa pun yang kita lakukan jangan pernah lupa untuk mendasari semuanya dengan doa,” tandanya. (EY)

























