TMMD ke-124 di Tabukan Utara, Warga Desa Kalekube Mengikuti Penyuluhan Hukum dan Kamtibmas

Sangihe369 Dilihat

 

Sangihe – Ekuatornews.com.- Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 yang dilaksanakan oleh Kodim 1301/Sangihe tidak hanya menitikberatkan pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga memberikan perhatian pada peningkatan kesadaran hukum masyarakat. Salah satu bentuk kegiatan non-fisik ini adalah penyuluhan hukum dan kamtibmas yang dilaksanakan bagi warga di lokasi sasaran TMMD.

Warga Kampung Kalekube, Kecamatan Tabukan Utara, mengikuti kegiatan penyuluhan hukum dan keamanan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang digelar di Pos Kotis TMMD Kamis (8/5/2025). Kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dari warga setempat yang ingin memahami lebih dalam tentang aspek hukum dan peran mereka dalam menjaga ketertiban lingkungan.

 

KBO Binmas Polres Sangihe, Ipda Edy Wanihi, hadir sebagai pemateri dalam penyuluhan tersebut. Ia menekankan pentingnya pemahaman hukum untuk mencegah pelanggaran yang dapat merugikan masyarakat. Beberapa permasalahan yang kerap muncul seperti mabuk-mabukan, penggunaan knalpot brong, hingga kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) menjadi perhatian khusus dalam sesi penyuluhan ini.

 

Dalam diskusi yang berlangsung, warga aktif menyampaikan masukan dan harapan mereka terhadap peningkatan keamanan di lingkungan Kalekube. Mereka mengusulkan agar patroli rutin dari aparat keamanan lebih sering dilakukan serta keberadaan Babinsa dan Bhabinkamtibmas diperkuat di wilayah mereka.

 

Kegiatan penyuluhan ini menjadi bagian penting dari upaya TMMD dalam membangun desa secara menyeluruh, tidak hanya secara fisik, tetapi juga dalam membentuk kesadaran hukum dan ketertiban masyarakat. Kolaborasi antara TNI, Polri, dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan sejahtera.

 

 

Sementara itu, Pasiter Kodim 1301/Sangihe, Kapten Cke Celsius T Wangka menjelaskan, bahwa selain penyuluhan hukum dan kamtibmas, turut digelar tiga materi lainnya yakni penyuluhan ketahanan pangan oleh Dinas Pertanian, pembangunan kawasan desa oleh Dinas PMD, serta penyuluhan tentang radikalisme dan terorisme.

 

“Masih ada tujuh penyuluhan lanjutan yang akan menyasar masyarakat dan pelajar di desa-desa sasaran TMMD,” ujar Kapten Wangka.

 

(*Udy)