Gedung Gereja Pertama di Resmikan Bupati Michael Thungari GMIST Ararat Bowongbulo Mangsel

Sangihe782 Dilihat

 

 

 

Sangihe – Ekuatornews com.- Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari SE ,MM Acara Pentahbisan sekaligus resmikan gedung Gereja GMIST Ararat Bowongbulo kampung Sowang kecamatan Manganitu Selatan pada Sabtu (10/5/2025).

 

 

 

Gereja Ararat Bowongbulo di Kampung Sowaeng, Kecamatan Manganitu Selatan, mencatat sejarah baru sebagai gereja GMIST pertama yang diresmikan langsung oleh Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, SE., MM. Momen peresmian ini menjadi istimewa, tidak hanya karena kehadiran bupati, tetapi juga karena perjalanan panjang yang telah dilalui warga dalam mewujudkan rumah ibadah ini.

 

Lokasi gereja yang cukup terpencil memberikan tantangan tersendiri. Untuk mencapainya, dibutuhkan waktu sekitar 30 menit berjalan kaki dari jalan utama tanpa berhenti. Akses ke gereja ini pun tidak mudah karena harus melewati hampir seribu anak tangga, yang tentu menjadi lebih sulit ditempuh saat cuaca hujan gerimis seperti yang terjadi saat peresmian berlangsung.

 

Meski medannya berat, semangat masyarakat Kampung Sowaeng, khususnya Lindongan III, tidak pernah surut. Pembangunan gereja ini membutuhkan waktu selama 22 tahun, mencerminkan ketekunan dan komitmen warga dalam menghadirkan tempat ibadah yang layak dan membanggakan bagi komunitas mereka.

 

Secara fisik, bangunan Gereja Ararat Bowongbulo memang tidak besar. Namun, gereja ini memiliki keindahan tersendiri dan mampu menampung sekitar 20 kepala keluarga yang menjadi jemaat setia. Desainnya sederhana namun penuh makna, sejalan dengan karakter warga yang bersahaja dan beriman kuat.

 

Keberadaan gereja ini bukan sekadar bangunan tempat beribadah, melainkan simbol semangat pelayanan dan iman yang tidak goyah di tengah keterbatasan. Setiap batu yang disusun dan setiap langkah yang ditempuh menuju gereja mencerminkan perjalanan panjang spiritual dan fisik masyarakat setempat.

 

Peresmian oleh Bupati Thungari menjadi pengakuan atas perjuangan warga Kampung Sowaeng dan memberi semangat baru untuk terus memperkuat iman dan kebersamaan. Gereja Ararat Bowongbulo kini berdiri sebagai monumen keteguhan hati dan bukti nyata bahwa kerja keras dan iman yang teguh akan selalu membuahkan hasil.

 

(*Udy)