Ritual Adat “Mamata” Meriahkan Festival Seke Maneke, Disaksikan Langsung Bupati dan Wakil Bupati Sangihe

Sangihe449 Dilihat

 

 

 

Sangihe – Ekuatornews.com. — Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe Michael Thungari, SE, MM, bersama Wakil Bupati Tendris Bulahari menghadiri dan menyaksikan langsung ritual adat “Mamata” yang merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Festival Seke Maneke di Desa Wisata Pulau Para Lele, Rabu (11/6/2025).

 

Ritual “Mamata” ini menjadi momen sakral yang menggambarkan kekayaan budaya masyarakat pesisir Sangihe. Kehadiran kepala daerah menunjukkan dukungan penuh pemerintah terhadap pelestarian nilai-nilai adat dan tradisi lokal yang menjadi daya tarik wisata budaya di wilayah perbatasan ini.

 

Istimewahnya juga pada ritual “mamata” turut di Saksikan kepala dinas Pariwisata Sulut dr.Kartika Tanos dan staff Khusus Gubernur bidang Pariwisata Drevy Malalantang bersama rombongan.

 

Bupati Sangihe Michael Thungari kepada sejumlah wartawan mengatakan dengan kegiatan Festival seke maneke agar budaya terus dilestarikan dan ada sesuatu dapat meningkatkan ekonomi bagi masyarakat.

 

” mudah-mudahan dengan acara ini ada sesuatu yang kita jual kedepan,saya pikir ini sangat baik dan ini sangat ramai, antosias dan dukungan masyarakat sangat tinggi, dan dapat membangkitkan ekonomi masyarakat,”ucap Bupati Thungari.

 

Sementara Kapitalaung Kampung Para Lelle elengkey nesar ketika diwawancarai mengatakan bahwa, tujuan dilaksanakan ritual “mamata” adalah persiapan sebelum puncak acara menurunkan alat seke ke laut untuk menangkap ikan.

 

” Jadi ritual “mamata” ini digelar adalah persiapan sebelum puncak acara menurunkan alat seke ke laut untuk menangkap ikan,”ucapnya.

 

(*Udy)