Bukan Soal Air, Tapi Otak! PDAM Chess Open 2025 Ramaikan Manado

Manado, EkuatorNews.com — Ada yang beda di Aula PDAM Wanua Wenang Manado, Sabtu (27/6/2025).

Bukan soal air, tapi soal adu otak! Yup, di sinilah digelar PDAM Chess Open 2025, Kejuaraan Catur Terbuka yang memperebutkan Piala Wakil Ketua Percasi Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, SE yang juga sebagai Gubernur Sulut.

Event ini resmi dibuka oleh Gubernur Sulawesi Utara yang diwakili oleh Kepala Biro Barang dan Jasa Provinsi Sulut, Drs Weldie Ruddy Poli, M.Si.

Turut hadir juga tokoh-tokoh penting seperti Dirut PDAM Wanua Wenang Meiky Taliwuna, SE, yang juga menjabat Ketua Dewan Pembina Percasi Sulut, Ketua Percasi Sulut Apriano Ade Saerang, ST., M.Si, serta jajaran Pemkot Manado dan tamu undangan lainnya.

Ketua Panitia Aswin Kasim, SH, yang juga Wakil Ketua I Percasi Sulut, melaporkan bahwa jumlah peserta tembus 240 orang! Mereka berlaga di berbagai kategori: Umum, U16, dan Putri.

Menariknya, kejuaraan ini nggak cuma diikuti oleh atlet lokal, tapi juga dihadiri peserta dari Banten, Gorontalo, hingga Kaltara.

Menurut Ade Saerang, PDAM Chess Open ini jadi try out kedua sebelum Sulut terjun ke Kejurnas September nanti.

“Ini bukan sekadar ajang biasa. Ini untuk kebanggaan Sulawesi Utara,” tegasnya. Ia juga sempat menyampaikan pesan bernuansa motivasi.

“Jangan sampai piala ini dibawa keluar daerah ya! Buktikan Sulut punya talenta catur yang bisa bersinar!” tukas Ade.

Yang menarik, Gubernur Yulius Selvanus, yang dikenal doyan banget main catur—sampai-sampai dijuluki “GM alias Gila Main”—ikut memberi sambutan lewat Karo Barang dan Jasa.

Ia menyebut, catur itu bukan sekadar permainan papan bidak. Lebih dari itu, catur adalah olahraga penuh logika, kesabaran, dan ketajaman analisis.

“Catur bisa membentuk karakter berpikir kritis, kerja keras, dan semangat juang. Ini jadi momentum strategis, bukan cuma untuk silaturahmi tapi juga pencarian bibit atlet berprestasi yang bisa harumkan nama Sulut di kancah nasional hingga internasional,” tegasnya.

Pemerintah Provinsi Sulut pun menyatakan komitmennya untuk terus mendukung perkembangan dunia olahraga, termasuk catur. Apresiasi setinggi-tingginya juga diberikan kepada PDAM dan semua pihak yang ikut berkontribusi dalam menyukseskan kejuaraan ini.

Salut untuk semangat para peserta dan panitia! Di tengah dunia yang serba cepat dan digital, semangat bermain catur seperti ini adalah simbol bahwa ketajaman berpikir dan sportivitas masih jadi nilai penting yang dijaga di bumi Nyiur Melambai.

Satu pesan terakhir dari Gubernur: “Bertandinglah dengan semangat juang, junjung tinggi sportivitas, dan tunjukkan bahwa Sulut punya potensi luar biasa!”

(Benny Manoppo)