
Manado, EkuatorNews.com – Suasana damai dan penuh kehangatan mewarnai Pantai Karang Ria, Senin (28/7/2025) pagi tadi.
Pemerintah Kota Manado melalui Badan Kerja Sama Antar Umat Beragama (BKSAUA) menggelar kegiatan tatap muka lintas agama bersama Kapolresta Manado, tokoh agama, tokoh masyarakat, hingga para pemuda lintas iman.
Acara ini bukan sekadar kumpul-kumpul biasa. Kegiatan tersebut menjadi ruang berdialog terbuka tentang kerukunan dan keamanan di Kota Manado, sekaligus menyerap masukan dari para tokoh agama untuk menjaga kedamaian di tengah masyarakat yang majemuk.
Ketua BKSAUA Manado, Pdt Judi Tunari M.Teol, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin setiap triwulan.
Bedanya, kali ini dilaksanakan langsung per kecamatan agar lebih dekat dan menyentuh masyarakat.
“Untuk triwulan ketiga ini kita gelar di Kecamatan Tuminting, sebelumnya sudah dilaksanakan di Sario dan Malalayang. Tujuannya agar lebih efektif menjangkau masyarakat di setiap wilayah,” ujar Pdt Judi.

Sementara itu, Asisten I Setda Kota Manado, Julises Ohlers, mengapresiasi kiprah BKSAUA yang selama ini dinilai sangat strategis dalam membina kehidupan keagamaan di Kota Manado.
“Kami percaya tokoh agama punya peran besar sebagai panutan umat. Dalam kondisi masyarakat yang majemuk seperti di Manado, toleransi adalah kekuatan utama kita,” ucap Ohlers dalam sambutannya.
Ia juga menyoroti prestasi membanggakan Kota Manado yang belum lama ini kembali masuk dalam 10 besar kota paling toleran di Indonesia.
“Mari kita jaga bersama! Jangan lengah. Tantangan ke depan pasti ada, tapi dengan teladan dari tokoh-tokoh agama dan semangat saling menghargai, kita bisa melewatinya,” lanjutnya.
Acara ini turut dihadiri oleh Dandim 1309/Manado Kolonel Arh Yosip Brozti Dadi, Kepala Bagian Kesra Setda Manado Otniel Tewal, Camat Tuminting, para Lurah, Ketua Lingkungan, Presidium BKSAUA, serta jajaran Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB).
Semangatnya satu, terus rawat Manado sebagai kota yang aman, damai, dan rukun dalam keberagaman.
Karena seperti yang disampaikan para tokoh dalam forum ini, perbedaan itu bukan untuk dipertentangkan, tapi untuk dijembatani.
(Benny Manoppo)









