
Manado, EkuatorNews.com – Wali Kota Manado, Andrei Angouw memang beda. Belum lama selesai melantik 504 Ketua Lingkungan se-Kota Manado, Rabu (30/7/2025), sore harinya Ia langsung turun lapangan meninjau sejumlah titik rawan banjir di pusat kota.
Didampingi Kadis PUPR John Suwu, Camat Wenang Bonix Saweho, Camat Sario Jermia Sampul, Lurah Bumi Beringin Brayen Sualang, serta Lurah Titiwungen Utara Maksi Tumanduk, Wali Kota meninjau kawasan yang kerap terendam jika hujan deras mengguyur.
Rute peninjauan dimulai dari ruas jalan Bumi Beringin hingga turun ke jalan Sam Ratulangi.
Fokus utama adalah drainase yang tersumbat akibat tanah longsor beberapa waktu lalu, yang menyebabkan air meluap hingga masuk ke rumah-rumah warga di Lingkungan 4 dan 5 Kelurahan Titiwungen Utara.
“Kadis PU, Camat Sario dan Tim Gorong-gorong segera tindaklanjuti kondisi drainase ini. Apakah perlu alat berat atau cukup dibantu Tim Gorong-gorong, harus segera dikerjakan!” tegas Wali Kota.
Tak hanya sekadar turun cek lokasi, Wali Kota juga meminta agar ada kajian teknis dari Dinas PU terkait penyebab genangan dan potensi solusinya, agar jadi bahan untuk rumusan kebijakan jangka panjang.
Kunjungan ini pun menunjukkan bahwa Andrei Angouw ingin semua persoalan lingkungan diselesaikan secara cepat, tepat, dan responsif, apalagi usai memperkuat struktur pemerintahan di tingkat lingkungan.
“Langkah cepat ini kembali menunjukkan bahwa urusan warga tetap jadi prioritas utama bagi Wali Kota Manado. Jadi, hujan boleh deras, tapi aksi pemerintah harus lebih deras lagi,” kata seorang warga yang ikut melihat kegiatan ini.
(/ENC)














