Koramil 1301-03/Tamako dan Kelompok Tani Gelar Pembukaan Lahan Sawah Dukung Ketahanan Pangan

Sangihe514 Dilihat

Ekuatornews.com. – Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional dan mewujudkan swasembada pangan, anggota Koramil 1301-03/Tamako bersama anggota kelompok tani Kampung Balane, Kecamatan Tamako, Kabupaten Kepulauan Sangihe, melaksanakan kegiatan pembukaan lahan sawah pada Rabu (8/10/2025).

 

Kegiatan ini menjadi bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat, khususnya dalam sektor pertanian, guna memperkuat ketahanan pangan di wilayah perdesaan.

 

Plh. Danramil 1301-03/Tamako, Serma Napoleon, menjelaskan bahwa kegiatan pendampingan yang dilakukan oleh Babinsa tidak hanya sebatas membuka lahan, tetapi juga meliputi seluruh tahapan pertanian mulai dari pengolahan tanah, penyemaian bibit, penanaman, perawatan, hingga panen.

 

“Tujuannya untuk meringankan beban para petani serta memberikan motivasi agar terus meningkatkan produktivitas pertanian,” ujar Serma Napoleon.

 

 

 

Ia menambahkan, pendampingan ini juga menjadi wujud dukungan nyata TNI terhadap kebijakan pemerintah dalam menyukseskan program swasembada pangan nasional.

 

“Melalui pendampingan yang dilakukan Babinsa, terjalin hubungan yang erat antara aparat kewilayahan dan kelompok tani. Sinergitas ini membangun semangat kebersamaan serta semangat gotong royong dalam mengelola lahan pertanian,” tambahnya.

 

 

 

Lebih lanjut, Serma Napoleon menegaskan bahwa Babinsa sebagai garda terdepan TNI di wilayah tidak hanya hadir untuk mengawasi, tetapi juga terjun langsung bersama petani dalam setiap proses kegiatan pertanian.

 

“Kehadiran Babinsa bukan sekadar formalitas, tetapi mereka turut memberikan motivasi, dedikasi, serta bimbingan teknis kepada kelompok tani agar hasil pertanian dapat meningkat secara signifikan,” jelasnya.

 

 

 

Menurutnya, kegiatan ini juga merupakan bentuk loyalitas prajurit dalam melaksanakan perintah komando atas untuk hadir di tengah masyarakat dan memberikan kontribusi nyata bagi sektor pertanian.

 

“Petani harus mendapatkan dukungan baik secara fisik maupun non-fisik. Dengan adanya pendampingan Babinsa, diharapkan para petani semakin bersemangat dalam mengelola lahan, baik di sektor persawahan, perkebunan, maupun sektor lainnya,” tutur Serma Napoleon.

 

 

 

Ia menutup dengan menegaskan bahwa keberadaan TNI di tengah masyarakat merupakan bentuk nyata dari prinsip TNI lahir dari rakyat dan untuk rakyat.

 

“Kepedulian TNI akan selalu ada untuk membantu para petani dan masyarakat. Semangat kebersamaan inilah yang menjadi kekuatan utama dalam mendukung ketahanan pangan di daerah,” pungkasnya.

 

 

 

(*Udy)