KONI Sulut Turun Tangan! Mediasi Panas PBSI Manado dan Pengprov Demi Selamatkan Atlet Jelang Porprov

Foto bersama pengurus KONI Sulut dan Pengkot PBSI Manado serta pemilik klub usai rapat mediasi, Senin (27/10/2025).

Manado, EkuatorNews.com – Menjelang ajang bergengsi Porprov Sulawesi Utara yang tinggal dua minggu lagi, tensi di dunia bulutangkis Sulut memanas.

Konflik antara Pengkot PBSI Manado dan Pengprov PBSI Sulut akhirnya membuat KONI Sulut turun tangan langsung untuk memediasi.

Rapat mediasi tersebut digelar di Sekretariat KONI Sulut, Senin (27/10/2025), dipimpin oleh Ketua II KONI Sulut, Christian Yokung S.Kom, mewakili Ketua KONI Sulut Brigjen TNI (Purn) Bonifacius Jerry Waleleng, SE.

“Kami dari KONI Sulawesi Utara merespon surat mediasi dari PBSI Kota Manado. Sebagai rumah besar olahraga, tugas kami adalah menjadi penengah agar masalah seperti ini bisa cepat diselesaikan,” tegas Christian Yokung yang juga sebagai staf khusus Gubernur Sulut bidang olahraga

Ia menambahkan, kepentingan utama saat ini adalah prestasi atlet dan pelatih, bukan ego organisasi.

“Kalau masalah ini dibiarkan berlarut, yang jadi korban pasti atlet dan pelatih. Mental mereka bisa terganggu, apalagi Porprov tinggal dua minggu lagi,” ujar Yokung dengan nada serius.

Dalam rapat itu, pihak PBSI Kota Manado hadir langsung, sementara Pengprov PBSI Sulut belum bisa datang karena berhalangan. Meski begitu, KONI menegaskan akan tetap membuka jalur komunikasi agar penyelesaian bisa segera tercapai.

“Kami akan sampaikan hasil rapat ini ke Ketua Umum KONI Sulut dan jajaran. Harus ada solusi tercepat agar tidak mengorbankan para atlet dan pelatih yang sudah berjuang,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua PBSI Kota Manado hasil Muskot Oktober 2025, Machmud Turuis, mengapresiasi langkah cepat KONI Sulut.

“Terima kasih untuk KONI Sulut yang sudah menengahi kami. Fokus kami sekarang adalah menyukseskan Porprov dan mempertahankan gelar juara umum yang sebelumnya kami raih di Kotamobagu,” ungkap Turuis.

Ia menegaskan PBSI Kota Manado siap menurunkan atlet terbaiknya yang sudah diseleksi dan dilatih intensif demi target mempertahankan prestasi.

Rapat ini juga dihadiri Wakil Sekretaris II KONI Sulut, Ricard Y.M. Kundiman, SE, serta beberapa pengurus dan pemilik klub bulutangkis di Kota Manado.

Christian Yokung menutup dengan pesan tegas:

“Jangan biarkan ego organisasi mengorbankan mimpi para atlet. Sekarang waktunya bersatu demi bulutangkis Sulawesi Utara yang lebih baik.”

(Benny Manoppo)