
Ekuatornews.com. Sitaro – Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Siau Timur (Sitim) sejak Minggu malam hingga Senin dini hari mengakibatkan terjadinya banjir bandang di Sondang Lindongan III, Kelurahan Bahu, Kabupaten Kepulauan Sitaro. Bencana tersebut menyebabkan akses jalan penghubung antara Kelurahan Bahu dan Pangirolong tertutup total oleh material berupa tanah, batu, dan batang pohon.
Peristiwa ini terjadi pada Senin (5/1/2026) sekitar pukul 02.30 WITA, saat curah hujan tinggi disertai angin kencang melanda wilayah tersebut. Debit air yang meningkat secara tiba-tiba memicu longsoran material dari perbukitan ke badan jalan dan permukiman warga.
Berdasarkan laporan sementara, banjir bandang tersebut mengakibatkan lima unit rumah hilang terseret arus, lima orang meninggal dunia, serta 14 orang mengalami luka-luka. Hingga Senin pagi, aparat masih melakukan pencarian terhadap kemungkinan korban lainnya.
Danramil 02/Siau bersama anggota Koramil, Babinsa, dan aparat pemerintah setempat langsung turun ke lokasi untuk melakukan penanganan awal dan pencarian korban. Babinsa setempat juga telah melaporkan kejadian tersebut secara berjenjang kepada komando atas serta berkoordinasi dengan pemerintah kelurahan untuk pelaksanaan pembersihan material yang menutup akses jalan.
Selain itu, aparat memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap waspada, mengingat kondisi cuaca yang masih buruk dengan hujan berkepanjangan dan potensi terjadinya bencana susulan.
Komandan Kodim 1301/Sangihe, Letkol Czi Nazarudin, S.T., M.IP, telah memberikan perintah kepada Danramil dan jajarannya untuk bergerak cepat membantu evakuasi korban, melakukan pencarian lanjutan, serta berkoordinasi dengan instansi terkait dalam penanganan bencana.
Pemerintah daerah bersama TNI-Polri dan unsur terkait saat ini terus melakukan upaya penanganan darurat, pembersihan jalur transportasi, serta pendataan korban dan kerusakan akibat bencana tersebut.
(*Udy)






















