Pemkot Manado Dorong Edu Tourism, Mahasiswa Australia Jadi Ambassador Wisata

Manado, EkuatorNewscom – Pemerintah Kota Manado mendapatkan peluang besar dalam upaya meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara.

Peluang tersebut hadir melalui program “Pasiar Edu Tourism” yang digagas oleh Manly Manado Society bekerja sama dengan FEB Universitas Klabat (Unklab).

Program ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Kota Manado.

Wali Kota Manado, Andrei Angouw, yang juga merupakan Honorable Member of Manly Manado Society bersama Ansell Angouw, menyambut positif inisiatif tersebut karena dinilai sejalan dengan arah kebijakan Pemkot Manado di sektor pariwisata.

“Program ini mengajak mahasiswa dari Australia untuk datang ke Manado, Sulawesi Utara, dengan tujuan belajar sekaligus mengikuti berbagai pelatihan keterampilan,” ujar Andrei Angouw, Senin (09/02/2026).

Menurut Angouw, mahasiswa dari sejumlah universitas ternama di Australia ini tidak hanya datang sebagai peserta program, tetapi juga akan menjadi duta pariwisata Manado di negara asal mereka.

“Output-nya, para mahasiswa ini akan menjadi Ambassador Tourism of Manado yang secara langsung mempromosikan Kota Manado di Australia,” jelasnya.

Ia berharap seluruh jajaran Pemerintah Kota Manado lintas instansi dapat mendukung program tersebut.

Program Pasiar Edu Tourism direncanakan berjalan berkelanjutan dengan koordinasi Dinas Pariwisata Kota Manado serta dukungan Manado Tourism Board.

Kesan positif pun disampaikan para mahasiswa Australia yang telah merasakan langsung keindahan Bunaken dan suasana Kota Manado. Bagi mereka, kunjungan ini menjadi pengalaman baru yang berkesan.

Alexandra Lyons dari Sydney University mengaku semakin jatuh cinta dengan Bunaken dan Manado.

“Bunaken is amazing and I love the people,” ujarnya sambil menikmati ikan bakar bobara di Pulau Bunaken.

Hal serupa disampaikan Orriel Hull dari Queensland University of Technology. Ia mengaku terkesan dengan panorama laut dan pesisir Manado yang menurutnya tidak kalah dengan destinasi di negara Asia lainnya.

“I like Bunaken Island, and I have a hobby of diving. Before I reach three meters, I can already see the beauty of the coral, fish, and turtles. I promise to come back and promote Manado wherever I am,” katanya.

Sementara itu, Ansell Angouw, salah satu penggagas kegiatan, menegaskan pentingnya program pertukaran mahasiswa ini untuk memperkenalkan Manado dan kearifan lokalnya ke Australia.

“Saya mendukung penuh program Pasiar Edu Tourism ini. Program pertukaran mahasiswa menjadi bagian penting untuk memperkenalkan Kota Manado dan kekayaan budayanya,” ujar Ansell.

Ia berharap para mahasiswa Australia tersebut dapat membagikan pengalaman mereka selama berada di Manado di lingkungan kampus masing-masing.

“Harapannya, teman-teman dari Aussie ini bisa mengajak dan mempromosikan pengalaman mereka, sehingga semakin banyak yang tertarik mengikuti program Pasiar Edu Tourism ke Manado,” tambahnya.

Seluruh peserta Pasiar Edu Tourism Australia–Manado tampak menikmati kuliner khas dan suasana pesisir pantai Manado, didampingi oleh Ansell Angouw serta Felix Palenewen dari Manado Tourism Board.

(***/Enny)