Mendapat Penolakan Hingga Berhenti Beroperasi Sementara Waktu, Begini Tanggapan Pihak Maxim

Papua Barat177 Dilihat
“Kepala Cabang Maxim di Kaimana, Elia Kombado saat ditemui usai RDP di Kantor DPRK Kaimana”

KAIMANA, EkuatorNews.com – Sopir angkutan kota (angkot) dan tukang ojek di Kaimana, Papua Barat melakukan penolakan atas kehadiran dan pengoperasian Maxim yang merupakan salah satu angkutan berbasis online.

Mendapat pengaduan tentang kehadiran dan pengoperasian Maxim, Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Kaimana langsung menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama semua pihak yang terkait guna mencari solusi terbaik.

Saat ditemui awak media seusai RDP diskorsing, Kepala Cabang Maxim di Kaimana, Elia Kombado mengatakan akan menyampaikan terkait hal tersebut ke manajemen Maxim pusat di Jakarta.

“Memang keputusan ini kan belum final, namun saya selaku kepala cabang akan melakukan koordinasi mengenai persoalan ini ke pusat di Jakarta,” tegas Elia di Kantor DPRK Kaimana, Senin (23/2/2026).

Selain penolakan, Elia Kombado menyebutkan akan menyampaikan ke pusat tentang penghentian sementara pengoperasian Maxim di Kaimana.

“Terkait penghentian sementara dari teman-teman driver ada yang menerima namun ada juga yang menolak,” jelasnya.

Ia juga menyebutkan ada penurunan order pasca dihentikan sementara pengoperasian Maxim di Kaimana serta pastinya menimbulkan kerugian.

“Kerugian secara materi pasti ada, karena ada penurunan pemesanan dari aplikasi,” tandasnya. (REI)