Menuju Partai Modern, PDIP Sangihe Seleksi Ketat Ketua PAC dengan Psikotes

Sangihe95 Dilihat

Ekuatornews.com. – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Kepulauan Sangihe menggelar seleksi ketat bagi para calon Ketua Pengurus Anak Cabang (PAC) se-Kabupaten Sangihe. Seleksi yang dipusatkan di Kantor Sekretariat DPC PDI Perjuangan Sangihe ini meliputi psikotes dan fit and proper test, Kamis (5/3/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya konsolidasi dan penguatan struktur partai hingga ke tingkat kecamatan. Proses seleksi juga dimaksudkan untuk memastikan para pimpinan PAC yang terpilih memiliki kapasitas kepemimpinan, integritas, serta pemahaman ideologi partai.

Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Sulawesi Utara, ir. Maurits Mantiri, SE, menegaskan bahwa pelaksanaan seleksi ini merupakan instruksi langsung dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan DPD sebagai langkah transformasi menuju partai modern.

“Seluruh struktur partai, mulai dari tingkat Ranting hingga PAC, harus dievaluasi secara mendalam. Kita tidak ingin asal memilih pemimpin, agar proses demokrasi di internal partai dapat berjalan dengan baik,” ujar Mantiri.

Ia hadir didampingi Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kepulauan Sangihe Denny Roy Tampi, SE, serta Wakil Ketua Bidang Politik dan Reformasi  Sistem Nasional PDI-P  Ferdy Sondakh, SE.

Mantiri menjelaskan bahwa kompetensi dan integritas menjadi parameter utama dalam proses seleksi tersebut. Melalui psikotes dan wawancara mendalam, partai berupaya membangun basis data kader yang berkualitas.

Menurutnya, langkah ini penting untuk menghindari munculnya figur yang tidak sejalan dengan arah perjuangan partai maupun tidak mendapat kepercayaan masyarakat ketika nantinya mengemban tugas politik, termasuk saat duduk di lembaga legislatif.

“Tujuannya adalah menuju partai yang modern, kokoh, kuat, dan memiliki integritas. Kami ingin memastikan Ketua PAC yang terpilih memiliki karakter dan kejujuran yang teruji melalui psikotes,” jelasnya.

Dalam tahapan wawancara, para calon Ketua PAC diberikan 50 pertanyaan yang mencakup pemahaman mengenai demokrasi, ideologi partai, hingga kemampuan dalam mengelola organisasi.

Hasil dari seluruh rangkaian tes tersebut nantinya akan dirangkum oleh DPD PDI Perjuangan Sulawesi Utara sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan figur yang layak ditetapkan sebagai Ketua PAC melalui proses penjaringan yang transparan.

Di akhir kegiatan, Mantiri yang juga mantan Wali Kota Bitung itu mengingatkan seluruh pengurus partai untuk tetap menjaga solidaritas dan loyalitas dalam menjalankan tugas politik.

“Kita adalah partai wong cilik. Pengurus harus rajin turun ke bawah menyapa rakyat, terutama mereka yang bertugas di fraksi. Ingat, di balik solidaritas harus ada loyalitas dan integritas penuh kepada rakyat,” pungkasnya.

(*Udy)