
KAIMANA, EkuatorNews.com – Wakil Bupati (Wabup) Kaimana, Isak Waryensi menutup secara resmi kegiatan Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 di Gedung Pertemuan Krooy, Selasa (10/3/2026).
Dalam sambutannya, Wabup Kaimana Isak Waryensi mengatakan, forum ini bukan sekedar kewajiban formalitas, melainkan fondasi utama dalam merancang RKPD Tahun 2027 yang benar-benar berpijak pada kebutuhan masyarakat.
“Melalui forum ini, kita telah menyepakati bahwa tahun 2027 adalah momentum pemantapan sistem pelayanan dan nilai tambah ekonomi,” ujar Wabup Isak Waryensi.
Lebih lanjut, Wabup Isak Waryensi membeberkan ada tiga hal besar yang menjadi catatan.
“Saya mencatat tiga hal yakni pertama: penguatan tata kelola berbasis data, kedua: peningkatan nilai tambah ekonomi dan ketiga: konsolidasi wilayah dan pemerataan,” bebernya.
Pada poin pertama, Wabup Isak Waryensi menuturkan tentang penguatan tata kelola berbasis data.
“Kita menyadari bahwa kebijakan yang tepat hanya bisa lahir dari data yang akurat. Kita telah melihat bagaimana data kemiskinan kita berhasil turun menjadi 13,83 persen di tahun 2025 dengan perbaikan signifikan pada indeks keparahan dan kedalaman. kedepan layanan publik dan insentif sosial-ekonomi kita harus semakin presisi, tidak boleh lagi ada kebijakan yang meraba-raba,” tuturnya.
Isak melanjutkan, poin kedua tentang peningkatan nilai tambah ekonomi.
“Data PDRB kita menunjukkan pertumbuhan 1,61 persen pada tahun 2025, namun kita memiliki tantangan besar di sektor pertanian yang terkontraksi. Oleh karena itu, di tahun 2027 kita harus berani melangkah lebih jauh, kita tidak boleh lagi hanya menjual bahan mentah, fokus kita adalah hilirisasi dan pengembangan rantai nilai agar kesejahteraan petani serta nelayan di kampung-kampung meningkat secara rill,” kata Wabup.
Wabup juga menyebutkan, untuk poin ketiga yaitu konsolidasi wilayah dan pemerataan.
“Pembangunan Kaimana tidak boleh hanya ‘Wajah Kota’ saja, kita akan memastikan aksesibilitas antar distrik semakin mantap, menjaga keseimbangan pembangunan, namun tetap teguh pada komitmen pelestarian lingkungan hidup di Tanah yang kita cintai ini,” sebutnya.
Ia kemudian menegaskan, setiap masukan, kritik dan saran teknis yang disampaikan dalam forum ini akan menjadi bahan berharga bagi tim perencanaan dalam menyempurnakan rancangan awal.
“Saya meminta kepada seluruh Kepala Perangkat Daerah agar hasil dari ini menjadi segera diakomodir dalam penyusunan Rancangan Renja Perangkat Daerah dengan tetap memperhatikan skala prioritas dan kemampuan fiskal kita,” tandasnya.
Tampak hadir pada kegiatan ini, jajaran Forkopimda, Sekda Kaimana, Asisten, Staf Ahli, Pimpinan dan Anggota DPRK, Pimpinan OPD, Instansi Vertikal, Tokoh Agama, Akademisi, Tokoh Masyarakat.
Diberitakan sebelumnya, Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Kaimana menggelar Forum Konsultasi Publik Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2027 di Gedung Pertemuan Krooy, Selasa (10/3/2026).
Dalam sambutannya, Bupati Kaimana, Drs. Hasan Achmad, M.Si mengatakan Forum Konsultasi Publik ini merupakan langkah strategis untuk memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil tetap berada dalam koridor visi Pemerintah Daerah yakni Mewujudkan Kaimana yang Tertib, ,Maju, Sejahtera, Adil, dan
Berkelanjutan.
“Tahun 2027 merupakan momentum penguatan oleh karena itu, sesuai dengan RPJMD Kabupaten Kaimana tahun 2025-2029, kita menetapkan tema pembangunan yakni Pemantapan Sistem Pelayanan dan Nilai Tambah Ekonomi,” ujar Bupati Hasan Achmad. (REI)












