Antisipasi Gangguan Palapa Ring, Kominfo Sangihe Minta Telkomsel Siapkan Radiolink Alternatif

Sangihe289 Dilihat

Ekuatornews.com. – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) bergerak cepat mengantisipasi potensi gangguan layanan telekomunikasi akibat rencana perbaikan kabel serat optik Palapa Ring wilayah tengah, khususnya segmen Tahuna–Melong.

Langkah antisipatif ini diwujudkan lewat koordinasi intensif bersama pihak Telkomsel Tahuna pada Selasa (17/3/2026), guna memastikan kesiapan solusi teknis selama proses perbaikan berlangsung.

Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Kepulauan Sangihe, Ronald Lumiu, SH, menegaskan bahwa salah satu strategi utama yang didorong adalah penerapan sistem radiolink sebagai jalur komunikasi alternatif.

“Untuk menjaga layanan tetap berjalan normal, kami meminta Telkomsel menerapkan radiolink site to site sebagai solusi sementara selama proses perbaikan kabel fiber optik,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, pihak Telkomsel menyatakan kesiapan untuk mengimplementasikan jaringan radiolink melalui jalur Manado–Likupang–Gangga–Biaro–Tagulandang–Siau hingga menjangkau wilayah Sangihe.

Dengan skema ini, konektivitas telekomunikasi diharapkan tetap terjaga, sehingga masyarakat tidak mengalami gangguan signifikan dalam mengakses layanan komunikasi maupun internet.

Selain itu, Kominfo juga meminta adanya peningkatan kapasitas bandwidth guna menjaga stabilitas dan kualitas jaringan selama masa perbaikan berlangsung.

“Kami berharap ada penambahan bandwidth agar kualitas layanan tetap optimal dan kebutuhan masyarakat terhadap akses internet tetap terpenuhi,” tambahnya.

Upaya koordinasi ini menjadi bagian dari langkah mitigasi risiko pemerintah daerah dalam meminimalisir dampak gangguan jaringan, terutama bagi masyarakat di wilayah kepulauan yang sangat bergantung pada konektivitas digital.

Sebagai informasi, radiolink merupakan teknologi komunikasi berbasis frekuensi radio (microwave) yang memungkinkan pengiriman data, suara, dan video secara nirkabel, baik melalui skema point-to-point (PtP) maupun point-to-multipoint (PtMP). Teknologi ini kerap digunakan sebagai solusi cepat dan fleksibel saat jaringan kabel mengalami gangguan atau dalam proses perbaikan.

(*Udy)