Mengenang Kisah Sengsara Tuhan Yesus Kristus, Gereja Katolik Pra Paroki Santa Marta Siap Gelar Jalan Salib Hidup Pada Jumat Agung 2026

Papua Barat195 Dilihat
“Ketua DPP Pra Paroki Santa Marta Krooy Kaimana, Fransisco Edward Beruatwarin”

KAIMANA, EkuatorNews.com – Gereja Katolik Santa Marta Krooy Kabupaten Kaimana setelah naik status menjadi Pra Paroki, Tahun ini akan menghadirkan Tablo atau Jalan Salib Hidup, perayaan Jumat Agung pada pekan suci ini.

Hal ini disampaikan oleh Ketua DPP Pra Paroki Santa Marta Krooy Kaimana, Fransisco Edward Beruatwarin, S.STP,MM saat dikonfirmasi di gereja Katolik Santa Marta Krooy, Selasa (31/4/2026).

Diketahui, Tablo atau Jalan Salib Hidup ini merupakan inisiatif dari Orang Muda Katolik (OMK) Pra Paroki Santa Marta Krooy, dan didukung penuh DPP Pra Paroki Santa Marta Krooy serta seluruh umat Katolik yang masuk dalam Pra Paroki Santa Marta Krooy.

Jalan Salib Hidup atau Tablo akan menempuh rute: gedung pertemuan Krooy, Jl. Casuarina Krooy (Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan), Pertigaan Tugu Elang (Depan Dinas Pariwisata), Jl. Casuarina (Disdukcapil, Dinas Sosial), Pertigaan Perhubungan, Jl. Batu Putih Perhubungan, dan finish di gereja Katolik Pra Paroki Santa Marta Krooy.

“Pra Paroki Santa Marta kita ini kan terbentuk tanggal 29 Juli 2025 yang lalu, dan besok tanggal 29 Juli 2026, kita genap satu tahun,” ujar Fransisco Edward Beruatwarin yang sering disapa Edo.

Lebih lanjut, Edo mengatakan Paskah tahun ini juga merupakan Paskah pertama sejak status Gereja Katolik Krooy naik menjadi Pra Paroki.

“Untuk memperingati hal itu, maka OMK Santa Marta berinisiatif dan memprakarsai pelaksanaan Tablo atau Jalan Salib Hidup pada Jumat Agung tanggal 3 April nanti, untuk mengakhiri rangkaian jalan salib yang dilaksanakan selama masa Pra Paskah ini,” kata Edo.

Edo juga menjelaskan bahwa, persiapan Tablo atau Jalan Salib Hidup sampai saat ini, sudah mencapai 90 persen.

“Kami sangat mengharapkan keterlibatan seluruh umat, untuk sama-sama mengikuti Jalan Salib Hidup ini,” harapnya.

“Yang bisa jalan, mari kita ikuti Jalan Salib Hidup ini, kecuali lansia yang nanti bisa menyesuaikan di gereja. Karena ini adalah kegiatan perdana kita, setelah kita menjadi Pra Paroki, maka kami mengharapkan partisipasi seluruh umat. Kami DPP Pra Paroki memberikan dukungan sepenuhnya terhadap pelaksanaan rangkaian kegiatan ini,” sambungnya.

Edo juga menyampaikan apresiasi yang tinggi serta ungkapan terimakasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Kaimana yang telah mendukung kegiatan ini dengan meminjamkan halaman gedung pertemuan Krooy sebagai titik star pelaksanaan Tablo atau Jalan Salib Hidup ini.

Dirinya juga menyampaikan ungkapan terima kasih kepada Polres Kaimana, yang telah bersedia untuk mengawal jalannya kegiatan Tablo ini pada hari Jumat yang akan datang.

Selain itu, untuk menjamin pelayanan pada pekan suci ini bisa menyentuh seluruh umat Katolik yang ada di Pra Paroki Santa Marta Krooy, maka DPP Pra Paroki Santa Marta juga telah menghadirkan satu Pastor Asistensi yang akan membantu Pastor Pra Paroki Santa Marta disejumlah stasi.

“Dalam rangka memaksimalkan pelayanan pada pekan suci ini, maka saya telah meminta kepada pastor asistensi dari Serikat Jesus yaitu Romo Adi Bangkit, SJ yang datang dari Nabire, untuk membantu pelayanan pada pekan suci ini. Jadi pelayanan pekan suci tidak hanya dilakukan di gereja Pra Paroki Santa Marta Krooy, tetapi pelayanan juga dilakukan di tiga stasi kita yaitu Egarwara, Bofuwer dan Efara,” tandasnya. (REI)