Buka Seleksi Paskibraka Manado 2026, Wawali Richard Sualang Tekankan Jiwa Kebangsaan

Wakil Wali Kota Manado, dr. Richard Sualang, resmi memimpin Upacara Pembukaan Seleksi Calon Paskibraka Tingkat Kota Manado Tahun 2026.

Manado, EkuatorNews.com – Suasana khidmat terasa di Aula Serbaguna pada Selasa (7/4/2026) saat Wakil Wali Kota Manado, dr. Richard Sualang, resmi memimpin Upacara Pembukaan Seleksi Calon Paskibraka Tingkat Kota Manado Tahun 2026.

Upacara dimulai dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, disusul laporan dari panitia pelaksana. Momen yang paling dinanti adalah penyematan Pin Paskibraka kepada perwakilan peserta, sebelum Wawali Sualang memberikan sambutan penuh motivasi.

“Paskibraka Itu Kehormatan dan Tanggung Jawab Besar”

Dalam sambutannya, Sualang menegaskan bahwa menjadi bagian dari Paskibraka bukan sekadar tugas upacara, tetapi sebuah kehormatan yang diiringi tanggung jawab moral dan kedisiplinan tinggi.

“Paskibraka bukan hanya tentang mengibarkan Sang Saka Merah Putih pada upacara kenegaraan, tetapi juga tentang menanamkan nilai-nilai cinta tanah air, disiplin, tanggung jawab, dan kerja sama,” tegas Sualang.

Ia menyebut proses seleksi tahun ini sebagai momentum penting untuk melahirkan generasi muda Manado yang berkarakter dan memiliki jiwa kepemimpinan kuat.

Harapan Lahirnya Pemuda Tangguh dan Berintegritas

Wawali Sualang juga berharap seleksi ini mampu menjaring pemuda-pemudi yang tidak hanya unggul secara fisik, tetapi juga matang dalam semangat kebangsaan.

“Kami berharap dapat menemukan pemuda-pemudi yang tidak hanya memiliki fisik yang tangguh, tetapi juga jiwa kepemimpinan serta komitmen menjaga keutuhan NKRI,” ujarnya.

Menurutnya, hasil seleksi bukanlah segalanya. Ia menegaskan pentingnya menjadikan proses ini sebagai pembelajaran untuk membentuk karakter yang lebih baik.

Sportivitas, Integritas, dan Persaudaraan Jadi Kunci

Dalam penutupnya, Sualang menekankan bahwa selama seleksi berlangsung, nilai-nilai sportivitas dan integritas harus dijunjung tinggi.

“Tunjukkan kemampuan terbaik kalian dengan tetap menjunjung nilai kejujuran dan saling menghormati. Keberhasilan tidak hanya diukur dari hasil akhir, tetapi dari proses yang dilalui dengan semangat,” pesannya.

Ia juga mengingatkan para peserta untuk memanfaatkan momen ini sebagai ajang mempererat persaudaraan.

“Kalian datang dari sekolah dan latar belakang yang berbeda. Gunakan kesempatan ini untuk membangun kebersamaan, karena persatuan adalah kekuatan utama bangsa,” tutupnya.

(***/Enny)