
Ekuatornews.com. – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Kepulauan Sangihe menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) yang berlangsung di Tahuna Beach Hotel, Kamis (16/4/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Ketua DPC PKB Sangihe Jaumin Sahapudi, Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari, serta Wakil Ketua DPW PKB Sulawesi Utara Serly Lumi yang sekaligus membuka kegiatan secara resmi.
Turut hadir pula Sekretaris DPW PKB Sulut, jajaran pengurus PKB se-Kabupaten Kepulauan Sangihe, serta perwakilan partai politik mitra yakni Partai NasDem dan Partai Hanura.
Dalam sambutannya, Wakil Ketua DPW PKB Sulut Serly Lumi menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe terhadap pelaksanaan Muscab tersebut.
Ia juga menyampaikan salam dari Ketua DPW PKB Sulut yang tidak sempat hadir karena menjalankan tugas penting.
“Atas nama pimpinan wilayah, saya membuka Muscab ini secara resmi dengan mengucapkan bismillah,” ujar Lumi.
Ketua DPC PKB Sangihe Jaumin Sahapudi menegaskan bahwa Muscab menjadi momentum penting untuk memperkuat konsolidasi internal partai sekaligus menyusun strategi menuju Pemilu 2029.
Sahapudi mengakui perjalanan PKB di Sangihe tidak selalu berjalan mulus. Namun, kebangkitan partai mulai terlihat jelas pada Pemilu 2024.
“Puji Tuhan, pada Pemilu 2024 PKB berhasil meraih dua kursi di DPRD Kabupaten Kepulauan Sangihe. Ini bukti kerja keras dan konsolidasi mulai membuahkan hasil,” kata Sahapudi.
Menurutnya, capaian tersebut menempatkan PKB sejajar dengan partai-partai besar lainnya serta memperkuat posisi PKB sebagai kekuatan politik yang layak diperhitungkan.
Tak hanya itu, PKB juga memainkan peran strategis dalam Pilkada 2024 dengan bergabung dalam koalisi bersama NasDem dan Hanura yang berhasil mengantarkan kemenangan pasangan kepala daerah di Kabupaten Kepulauan Sangihe.
“Ke depan PKB akan terus hadir sebagai kekuatan politik yang aktif dalam pembangunan daerah dan mengawal kepentingan masyarakat,” tambah Sahapudi.
Sementara itu, Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada PKB yang telah melaksanakan Muscab sebagai bagian dari proses demokrasi internal partai.
“Atas nama pemerintah daerah dan sebagai pembina politik di daerah ini, saya memberikan penghargaan kepada DPC PKB yang telah melaksanakan Muscab. Mengurus partai tidak gampang, tetapi konsolidasi seperti ini sangat penting bagi partai yang ingin maju,” ujar Thungari.
Bupati juga menyoroti kebangkitan PKB yang dinilainya sangat signifikan. Ia menyebut PKB sempat mengalami masa sulit setelah terakhir memperoleh kursi pada periode 2009–2014.
“PKB sempat seperti hidup segan mati tak mau. Namun mulai bangkit pada 2022, dan puncaknya pada 2024 berhasil meraih dua kursi dari nol. Ini peningkatan paling signifikan dibanding partai lain,” ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, Bupati Thungari juga mendorong PKB agar tidak berhenti pada capaian saat ini, melainkan menatap target lebih besar pada Pemilu 2029.
Ia menilai waktu tiga tahun bukanlah waktu yang panjang dalam persiapan menghadapi kontestasi politik.
“Saya yakin dua kursi yang ada harus dipertahankan dan kalau boleh menjadi lima kursi pada 2029. Target ini bukan hal mustahil, apalagi melihat basis PKB di kantong-kantong muslim,” tegasnya.
Bahkan, menurut Bupati, peluang PKB untuk meraih posisi pimpinan DPRD di tahun 2029 terbuka lebar apabila konsolidasi dilakukan sejak sekarang.
“PKB tidak boleh dipandang sebelah mata. Prestasi tahun 2024 adalah modal awal yang luar biasa untuk meraih kemenangan lebih besar,” tambahnya.
Di akhir sambutan, Bupati berharap sinergi antara PKB dan Pemerintah Daerah terus terjalin kuat hingga akhir masa jabatan, bahkan berlanjut pada periode-periode berikutnya.
Muscab PKB Sangihe ini menjadi langkah strategis partai dalam memperkuat struktur organisasi, merapatkan barisan, serta mempersiapkan langkah politik menuju Pemilu 2029 dengan target peningkatan kursi legislatif dan penguatan peran dalam pemerintahan daerah.
(*Udy)













