
KAIMANA, EkuatorNews.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Kaimana mengadakan Apel Deklarasi Zero Halinar di Lapas Kelas III Kaimana.
Apel Deklarasi Zero atau Bebas Handphone, Pungutan liar, dan Narkoba (HALINAR) sebagai bentuk komitmen untuk ciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih.
Apel tersebut diikuti oleh seluruh jajaran petugas serta Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), yang dipimpin oleh Kepala Lapas Kelas III Kaimana, Yoseph S. Rumbiak.
Kepala Lapas Kelas III Kaimana, Yoseph S. Rumbiak saat sambutan dihadapan pegawai dan warga binaan menegaskan pentingnya integritas dan komitmen bersama dalam mewujudkan Lapas yang aman, tertib, dan bebas dari praktik-praktik terlarang.
“Dalam apel tersebut juga dilakukan penandatanganan deklarasi Zero HALINAR sebagai simbol keseriusan seluruh Petugas di Lapas Kaimana untuk menolak segala bentuk penyalahgunaan handphone ilegal, pungli, serta peredaran narkoba di dalam lingkungan pemasyarakatan,” ujar Yoseph Rumbiak.

Lebih lanjut, Yoseph Rumbiak mengatakan bahwa deklarasi ini bukan sekadar seremonial, melainkan harus diimplementasikan secara nyata dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Ia juga mengajak seluruh petugas untuk meningkatkan pengawasan, memperkuat sinergi, serta menanamkan nilai-nilai integritas dalam setiap lini pelayanan.
“Zero HALINAR adalah komitmen bersama. Tidak hanya petugas, tetapi juga seluruh WBP harus berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban di dalam Lapas,” tegas Kepala Lapas Kelas III Kaimana, Yoseph S. Rumbiak dalam keterangan tertulis kepada awak media, Senin (20/4/2026).
Kalapas Yoseph Rumbiak juga menyebutkan deklarasi ini menjadi momentum untuk memperkuat pengawasan internal serta meningkatkan kesadaran seluruh pihak terhadap bahaya narkoba dan praktik pungutan liar yang dapat merusak sistem pemasyarakatan.
“Besar harapan kami Lapas Kelas III Kaimana dapat terus menjaga kredibilitas sebagai institusi pembinaan yang profesional, berintegritas, dan bebas dari penyimpangan,” tandasnya. (REI)



















