
KAIMANA, EkuatorNews.com – Wakil Bupati Kaimana, Isak Waryensi, membantah sejumlah asumsi yang beredar di masyarakat terkait kegiatan yang ia lakukan bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) pada Kamis, 16 April 2026, yang disebut-sebut sebagai proyek pemerintah dan memiliki anggaran.
Diketahui, Pemerintah Daerah Kabupaten Kaimana telah menetapkan program aksi strategis Kaimana ASRI (Aman, Sehat, Rapi, dan Indah) yang dilaksanakan setiap hari Kamis.
Kepada awak media, Waki Bupati (Wabup) Kaimana, Isak Waryensi menjelaskan bahwa program ASRI merupakan program turunan dari Pemerintah Pusat yang diterapkan hingga ke daerah-daerah.
“Dengan adanya program ASRI dari Pemerintah Pusat hingga ke setiap daerah, kita diharapkan dapat menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal,” ujar Wabup Isak Waryensi saat ditemui usai memimpin apel penyerahan SK Bupati kepada 243 CASN di Halaman Kantor BKPSDM Kabupaten Kaimana, Senin (20/4/2026).
Lebih lanjut, Wabup Isak Waryensi menegaskan bahwa kebersihan lingkungan merupakan hal penting. Karena itu, pada Kamis lalu dirinya menggerakkan Satpol PP untuk bersama-sama turun lapangan menjalankan program ASRI.
“Ada teman-teman yang berasumsi bahwa apa yang saya lakukan bersama Satpol PP dalam menjalankan program ASRI itu merupakan sebuah proyek, lalu mempertanyakan mengapa proyek tersebut tidak diberikan kepada mereka. Saya ingin katakan bahwa itu asumsi keliru. Itu tidak benar, bahkan itu berita hoaks. Kami turun bersama menjalankan program ASRI yang merupakan program turunan dari Pemerintah Pusat,” tegasnya.
Wabup Isak Waryensi pun menyebutkan bahwa pelaksanaan program ASRI dilakukan setiap Kamis berdasarkan kesepakatan Pemerintah Daerah Kabupaten Kaimana.
“Sesuai kesepakatan bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Kaimana, program ASRI dilaksanakan setiap hari Kamis, dimulai sejak jam masuk kantor,” jelasnya.
Isak Waryensi juga menegaskan bahwa kegiatan ASRI tidak ada anggarannya.
“Banyak yang berspekulasi bahwa kegiatan kami minggu lalu itu ada anggarannya. Di sini saya mau tegaskan, itu tidak ada anggaran dan murni dari kantong pribadi saya,” katanya.
Ia menyebutkan, bantuan yang diberikan kepada personel Satpol PP dilakukan secara pribadi, karena dirinya memahami bahwa mereka juga memiliki keluarga yang harus dinafkahi.
“Saya pribadi yang memberikan bantuan kepada teman-teman Satpol PP, sebab saya tahu mereka juga punya istri, keluarga, dan anak,” tambahnya.
Terkait penggunaan peralatan, Wabup Kaimana menjelaskan bahwa pihaknya menggunakan lima unit mesin baru berupa mesin babat rumput dan senso (mesin potong kayu).
“Kenapa harus ada mesin-mesin itu? Supaya saat kita bekerja, jika ada kayu-kayu yang berpotensi mencelakakan masyarakat, bisa langsung ditebang,” ungkapnya.
Pada kesempatan itu pula, Wabup Isak Waryensi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut terlibat aktif dalam mendukung program Kaimana ASRI.
“Mari kita sama-sama menjaga lingkungan agar tetap bersih, karena kita semua memiliki rasa cinta terhadap Kabupaten Kaimana. Menjaga Kaimana sama seperti merawat diri sendiri. Kalau kita bisa merawat diri dengan bersih, maka kita akan hidup sehat,” pungkasnya. (REI)
























