Bupati Michael Thungari Resmi Lepas 11 Jamaah Haji Asal Sangihe Tahun 2026

Sangihe102 Dilihat

Ekuatornews.com – Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, SE., MM, didampingi istri tercinta, secara resmi melepas keberangkatan 11 Jamaah Haji Kabupaten Kepulauan Sangihe Tahun 2026, bertempat di Halaman Masjid At-Taqwa Tidore, Rabu (29/4/2026).

Prosesi pelepasan berlangsung khidmat dan penuh haru, disaksikan keluarga jamaah, tokoh agama, serta jajaran pemerintah daerah.

Dalam sambutannya, Kepala Kementerian Haji Kota Manado, H. Fahrin M.R. Pole, SE, menyampaikan salam hormat dari Kepala Kantor Wilayah kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe beserta seluruh jajaran.

Ia menjelaskan bahwa keberangkatan jamaah haji Sangihe tahun ini menjadi momen bersejarah, karena untuk pertama kalinya pelepasan jamaah dilakukan oleh Kementerian Haji dan Umrah Kota Manado.

“Selama 75 tahun, pelepasan jamaah haji dilakukan oleh Kementerian Agama. Namun sejak adanya aturan Presiden Nomor 92 Tahun 2025, Kementerian Haji telah berpisah dari Kementerian Agama dan menjadi kementerian mandiri,” ujar Fahrin.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe yang telah memberikan dukungan penuh dalam penyelenggaraan pelepasan jamaah haji tahun ini.

“Terima kasih atas bantuan dan dukungan luar biasa dari Bupati Kepulauan Sangihe dan seluruh jajaran. Alhamdulillah pelepasan dapat terlaksana dengan baik,” tambahnya.

Sementara itu, Bupati Michael Thungari menegaskan bahwa ibadah haji merupakan perjalanan spiritual yang memiliki makna mendalam, bukan hanya sebagai rukun Islam kelima, tetapi juga simbol ketaatan, pengorbanan, serta persatuan umat Islam di seluruh dunia.

“Ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik, tetapi perjalanan batin yang membentuk karakter dan keimanan,” kata Thungari.

Ia juga mengingatkan bahwa pada masa lalu, perjalanan haji sangat berat karena membutuhkan waktu berbulan-bulan melalui jalur laut. Namun kini, dengan kemajuan transportasi dan teknologi, perjalanan ke Tanah Suci dapat ditempuh hanya dalam hitungan jam, tanpa mengurangi nilai pengorbanan dan keikhlasan.

Bupati menyampaikan bahwa Kabupaten Kepulauan Sangihe terus berkontribusi dalam penyelenggaraan ibadah haji nasional, dan tahun ini terdapat 11 jamaah yang akhirnya berangkat setelah menunggu dalam waktu cukup panjang.

“Atas nama pemerintah daerah dan seluruh masyarakat, saya menyampaikan selamat kepada seluruh jamaah calon haji. Bapak ibu adalah orang-orang pilihan yang dipanggil Allah SWT menjadi tamu-Nya di Tanah Suci,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Michael Thungari berpesan agar seluruh jamaah menjaga niat yang tulus, mempersiapkan diri dengan baik, serta menjaga kesehatan selama menjalankan seluruh rangkaian ibadah.

Ia juga meminta jamaah untuk mematuhi arahan petugas haji dan menjaga kebersamaan serta sikap santun selama berada di Tanah Suci.

“Bapak ibu adalah duta daerah. Bawalah nama baik Kabupaten Kepulauan Sangihe. Tunjukkan sikap disiplin, santun, serta penuh toleransi, sehingga mencerminkan masyarakat Sangihe yang religius dan berbudaya,” tegasnya.

Bupati berharap sepulang dari Tanah Suci, para jamaah dapat menjadi teladan di tengah masyarakat serta membawa nilai-nilai persaudaraan, keimanan, dan semangat membangun daerah.

Berikut nama-nama 11 Jamaah Haji asal Kabupaten Kepulauan Sangihe yang akan berangkat ke Tanah Suci:

Muh Sain Lawendatu (L) – 60 Tahun

Meiti Van Gobel, S.Ag (P) – 52 Tahun

Suparno (L) – 60 Tahun

Subarik Hapantenda Bakary (L) – 70 Tahun

Amran Husain (L) – 55 Tahun

Djubaeda Machmud (P) – 54 Tahun

Rogaya Bomboa (P) – 68 Tahun

Aisyah Hatiku (P) – 61 Tahun

Sa’ Dia Hapantenda (P) – 66 Tahun

Hermes Wagunu (L) – 65 Tahun

Hapia Makasaehe (P) – 59 Tahun

Pelepasan jamaah haji ini ditutup dengan doa bersama, memohon kelancaran perjalanan, kesehatan, serta keselamatan jamaah hingga kembali ke tanah air sebagai haji dan hajjah yang mabrur.

(*Udy)