PGRI Sangihe Gandeng FISIP UI Gelar FGD Digitalisasi Pendidikan, Pendidik Didorong Adaptif di Era Teknologi

Sangihe55 Dilihat

Ekuatornews.com. – Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas), Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Kepulauan Sangihe bekerja sama dengan LPPSP FISIP Universitas Indonesia melaksanakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema “Penggunaan Teknologi Digitalisasi dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan”.

Kegiatan ini menjadi ruang diskusi strategis bagi para pendidik untuk memperkuat pemahaman serta kemampuan dalam menghadapi tantangan pendidikan di era transformasi digital.

Ketua PGRI Kabupaten Kepulauan Sangihe, Jew W Adriaan, saat dikonfirmasi Sabtu (2/5/2026) menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata komitmen bersama dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan melalui pemanfaatan teknologi.

“FGD ini menjadi langkah penting untuk memperkuat kapasitas guru, khususnya dalam pemanfaatan teknologi digital sebagai bagian dari peningkatan mutu pembelajaran,” ujar Adriaan.

FGD ini diikuti oleh seluruh pengurus PGRI Kecamatan se-Kabupaten Kepulauan Sangihe, yang turut menunjukkan kesiapan para tenaga pendidik dalam membangun sistem pendidikan yang lebih adaptif, inovatif, dan relevan dengan kebutuhan zaman.

Melalui forum ini, para peserta diharapkan mampu merumuskan langkah-langkah konkret dalam penggunaan teknologi, termasuk strategi pembelajaran digital, penguatan kompetensi guru, serta pengembangan metode belajar yang lebih efektif dan kreatif.

Momentum Hardiknas, menurut Adriaan, harus dimaknai sebagai pengingat bahwa kemajuan pendidikan merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah tetapi juga seluruh elemen pendidikan termasuk organisasi profesi guru.

“Kolaborasi PGRI bersama LPPSP FISIP UI ini menunjukkan semangat membangun pendidikan yang berkualitas melalui peningkatan kompetensi pendidik, agar mampu menghadirkan generasi masa depan yang unggul,” tambahnya.

Dengan terlaksananya FGD tersebut, PGRI Sangihe berharap para guru tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu menjadikan digitalisasi sebagai sarana memperkuat kualitas proses belajar-mengajar di seluruh wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe.

(*Udy)