Dalam sambutan yang hangat namun penuh penegasan, Dekan Ferry Liando mengingatkan bahwa perjalanan ke Tiongkok tersebut bukan sekadar kesempatan akademik, tetapi juga amanah besar.
Manado, EkuatorNews.com — Suasana penuh kebanggaan menyelimuti Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UNSRAT ketika Dekan Ferry Daud Liando secara resmi melepas mahasiswa terpilih yang akan mengikuti program pertukaran ke Wuhu Vocational Technical University, Rabu (4/3/2025).
Langkah ini menjadi bukti nyata komitmen UNSRAT dalam memperluas jejaring internasional dan menghadirkan pengalaman belajar berstandar global bagi para mahasiswanya.
“Bukan Hanya Bawa Nama Pribadi, Tapi Nama UNSRAT”
Dalam sambutan yang hangat namun penuh penegasan, Dekan Ferry Liando mengingatkan bahwa perjalanan ke Tiongkok tersebut bukan sekadar kesempatan akademik, tetapi juga amanah besar.
“Mahasiswa yang berangkat bukan hanya membawa nama pribadi, tetapi juga memikul nama baik fakultas dan universitas. Jaga sikap, tunjukkan kualitas terbaik kalian, dan seraplah ilmu sebanyak mungkin di sana,” pesannya penuh semangat.
Ia juga berharap para peserta kembali dengan lebih dari sekadar sertifikat.
“Sekembalinya nanti, bawalah gagasan segar dan semangat baru yang dapat menginspirasi rekan-rekan kalian di kampus,” tambahnya.
Strategi FISIP UNSRAT Perkuat Daya Saing Global
Program pertukaran ini merupakan bagian dari strategi besar Universitas Sam Ratulangi, khususnya FISIP, dalam meningkatkan daya saing lulusan di tingkat internasional.
Selain memberikan pengalaman akademik, kolaborasi dengan universitas mitra di Tiongkok ini juga diharapkan mempererat hubungan kelembagaan dan membuka lebih banyak kesempatan kolaboratif di masa mendatang.
Pintu Terbuka Lebar untuk Dunia Internasional
Dengan kerjasama bersama Wuhu Vocational Technical University, FISIP UNSRAT menegaskan komitmennya untuk terus membuka pintu bagi mahasiswa agar dapat belajar, berkembang, dan berkiprah di kancah global.
Program ini menjadi bukti bahwa mahasiswa FISIP UNSRAT tidak hanya didorong untuk unggul di dalam negeri, tetapi juga dipersiapkan untuk menjadi bagian dari komunitas akademik.
(***/Enny)




























