Buka Musda PPNI, Asisten II Setda Kaimana: Perawat Adalah Garda Terdepan Transformasi Kesehatan

Papua Barat28 Dilihat
“Foto bersama seusai Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Kaimana, Dedy Junaedi Ombaier, S.STP., M.Si membuka kegiatan Musda PPNI”

KAIMANA, EkuatorNews.com — Pemerintah Kabupaten Kaimana menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pembangunan sektor kesehatan, mulai dari peningkatan kualitas tenaga kesehatan, penyediaan sarana dan prasarana, hingga penguatan pelayanan kesehatan di kampung dan distrik.

Komitmen tersebut disampaikan Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Kaimana, Dedy Junaedi Ombaier, S.STP., M.Si saat membuka Musyawarah Daerah (MUSDA) Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Kaimana di RM Belia, Rabu (13/5/2026).

MUSDA PPNI tahun ini mengusung tema “Perawat Kaimana Solid, Profesional dan Berdaya untuk Transformasi Kesehatan Papua Barat.” Menurut Dedy Junaedi Ombaier, tema tersebut sangat relevan dengan tantangan pelayanan kesehatan saat ini.

“Transformasi kesehatan membutuhkan sumber daya manusia yang kuat, kompeten, adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta memiliki semangat pengabdian yang tinggi,” tegasnya.

“Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Kaimana, Dedy Junaedi Ombaier, S.STP., M.Si saat menyampaikan sambutan”

Mewakili Pemerintah Daerah, Dedy Ombaier juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh perawat yang selama ini menjadi garda terdepan dalam pelayanan kesehatan masyarakat di Kabupaten Kaimana.

Ia menilai, perawat memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan daerah, terlebih di wilayah-wilayah yang masih memiliki keterbatasan akses layanan kesehatan.

Karena itu, Dedy mendorong PPNI untuk terus memperkuat solidaritas organisasi, meningkatkan kapasitas profesional, serta memperkuat peran perawat di tengah masyarakat.

“Tingkatkan solidaritas organisasi, kapasitas profesional, dan peran perawat di tengah masyarakat melalui organisasi PPNI,” ujarnya.

Di akhir sambutannya, Dedy Ombaier berharap MUSDA PPNI dapat menjadi momentum mempererat persaudaraan antar perawat, menjaga etika profesi, meningkatkan kompetensi, serta memperkuat pengabdian kepada masyarakat.

“Saya mengucapkan selamat bermusyawarah. Semoga kegiatan ini menghasilkan keputusan terbaik bagi kemajuan organisasi dan pelayanan kesehatan di Kabupaten Kaimana maupun Papua Barat pada umumnya,” tutupnya. (IKI/REI)