
WONDAMA, EkuatorNews.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Provinsi Papua Barat dari Fraksi Partai Golkar, Philip Heinrich, melaksanakan reses masa sidang II dengan mengunjungi tiga kampung di Kabupaten Teluk Wondama, yakni Kampung Yomber, Kampung Syeiwar, dan Kampung Yari-Yari, Senin (1/6/2026).
Kehadiran Philip Heinrich disambut hangat oleh masyarakat yang memanfaatkan momentum tersebut untuk menyampaikan berbagai aspirasi dan kebutuhan pembangunan di kampung masing-masing.
Di Kampung Yomber, masyarakat menyampaikan sejumlah usulan, di antaranya pembangunan Tugu Pendaratan Penginjil Frans Mosche, pembangunan Gedung Gereja GKI Frans Mosche Aisawadi, bantuan perumahan layak huni, pengadaan solar cell, mesin parut sagu, motor tempel, serta alat tangkap bagi nelayan.

Sementara itu, masyarakat Kampung Syeiwar mengusulkan program perumahan layak huni, pengadaan solar cell, mesin parut sagu, motor tempel, dan alat tangkap untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
Sedangkan di Kampung Yari-Yari, aspirasi yang disampaikan meliputi bantuan alat tangkap nelayan, alat pertanian dan bibit sayuran, perumahan layak huni, longboat, mesin tempel 40 PK untuk kebutuhan gereja, mesin parut sagu, serta mesin parut kelapa.
Philip Heinrich mengatakan, dari berbagai aspirasi yang diterimanya, pembangunan Tugu Pendaratan Penginjil Frans Mosche menjadi salah satu harapan utama masyarakat yang perlu mendapat perhatian khusus.
“Aspirasi yang paling utama dititipkan oleh masyarakat dan menjadi harapan mereka adalah pembangunan Tugu Pendaratan Penginjil Frans Mosche yang peringatannya dilaksanakan setiap tanggal 4 Mei,” ujarnya.

Menurut Philip, kondisi efisiensi anggaran yang saat ini dihadapi mengharuskan semua aspirasi yang disampaikan harus dipilah dan dikaji terlebih dahulu untuk menentukan mana yang menjadi prioritas.
“Ada aspirasi yang bisa saya bantu secara pribadi akan saya usahakan secepatnya. Sedangkan yang sudah masuk dalam penganggaran tahun ini akan direalisasikan dalam periode berjalan. Untuk usulan lainnya akan kita perjuangkan melalui APBD Tahun 2027 termasuk pembangunan ,” jelasnya.
Ia menegaskan komitmennya untuk terus mengawal dan memperjuangkan aspirasi masyarakat Teluk Wondama agar dapat diwujudkan secara bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah. (REI)








