Pemkab Sangihe Percepat Pemulihan Pascagempa, 533 Warga Terdampak Segera Terima Bantuan

Sangihe48 Dilihat

 

 

Ekuatornews.com. – Upaya pemulihan pascagempa di Kabupaten Kepulauan Sangihe terus digenjot. Melalui rapat koordinasi penanganan bencana, pemerintah daerah memfokuskan percepatan distribusi bantuan bagi ratusan warga terdampak sekaligus mendorong percepatan perbaikan berbagai fasilitas umum yang mengalami kerusakan.

Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, saat memimpin rapat koordinasi penanganan pascabencana bersama jajaran pemerintah daerah, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), serta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait pada Sabtu (13/6/2026).

Dalam arahannya, Bupati Michael Thungari menegaskan seluruh warga terdampak, baik yang mengalami kerusakan ringan, sedang, maupun berat, harus memperoleh bantuan secara merata sebagaimana yang telah dilakukan di wilayah perbatasan.

 

“Pemerintah daerah berupaya agar seluruh bantuan dapat segera disalurkan dan tidak ada masyarakat terdampak yang terlewat,” ujar Thungari.

 

Pemerintah daerah menargetkan percepatan penyaluran bantuan sementara kepada seluruh warga terdampak yang telah terdata. Berdasarkan data sementara, tercatat sebanyak 533 penerima bantuan yang diharapkan segera memperoleh bantuan sesuai kebutuhan masing-masing.

 

Selain itu, seluruh perangkat daerah diminta aktif melaporkan kebutuhan dan kendala yang dihadapi di lapangan. Langkah tersebut dilakukan agar pemerintah dapat melakukan penyesuaian serta penguatan sumber daya antarinstansi guna mempercepat proses pemulihan pascabencana.

 

Dalam rapat tersebut turut dibahas sejumlah kerusakan fasilitas umum yang memerlukan perhatian dan dukungan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara maupun pemerintah pusat. Beberapa fasilitas yang menjadi prioritas penanganan meliputi sekolah, rumah dinas guru, madrasah, puskesmas, hingga rumah ibadah.

 

Pemerintah daerah menilai sektor pendidikan membutuhkan penanganan serius agar kegiatan belajar mengajar dapat kembali berjalan normal. Di sejumlah wilayah terdampak, proses pembelajaran diperkirakan masih harus dilakukan di luar ruangan apabila perbaikan fasilitas belum segera dilakukan.

 

Sementara itu, terkait rumah ibadah yang mengalami kerusakan, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara. Masyarakat bersama pengelola rumah ibadah diminta menyiapkan proposal sebagai dasar pengajuan bantuan.

 

Pemerintah daerah juga berharap dukungan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat agar proses rehabilitasi dan pembangunan kembali infrastruktur publik dapat dipercepat sehingga pelayanan kepada masyarakat segera pulih.

 

Rapat koordinasi tersebut turut membahas rencana penanganan selama sepekan ke depan, termasuk pemetaan stok bantuan yang tersedia, kebutuhan tambahan logistik, serta strategi distribusi agar seluruh wilayah terdampak dapat terlayani secara optimal.

 

Rapat dipimpin langsung oleh Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari bersama Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe Johanis Pilat. Hadir pula Ahli Madya Wilayah II BNPB Rudy Supryadi, S.E., Andlis Beben Canaan, serta para kepala OPD terkait.

 

 

(*Udy)