Foto bersama dalam Lomba Revitalisasi Amalkan dan Kukuhkan Halaman Asri, Teratur, Indah dan Nyaman (AKU HATINYA) PKK Tahun 2026 di Kelurahan Komo Luar.
Manado, EkuatorNews.com – Kelurahan Komo Luar, Kecamatan Wenang, tampil mewakili kecamatan dalam Lomba Revitalisasi Amalkan dan Kukuhkan Halaman Asri, Teratur, Indah dan Nyaman (AKU HATINYA) PKK Tahun 2026.
Penilaian lapangan dilakukan langsung oleh Tim Juri Pokja III PKK pada Rabu (17/6/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Kelurahan Komo Luar tersebut dihadiri Tim Juri Pokja III yang dipimpin Sarce Adam, Lurah Komo Luar Stenly Husain, Ketua TP PKK Kelurahan Komo Luar Fitriani Husain Engka, para ketua lingkungan, tokoh masyarakat, serta warga setempat.

Program AKU HATINYA PKK sendiri bertujuan mendorong pemanfaatan pekarangan rumah secara produktif, sehat, tertata, dan berkelanjutan guna mendukung ketahanan pangan keluarga.
Dalam sambutannya, Lurah Komo Luar Stenly Husain menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras hingga Komo Luar mampu mewakili Kecamatan Wenang dalam lomba tersebut.
“Atas nama Pemerintah Kelurahan Komo Luar bersama TP PKK dan masyarakat, kami mengucapkan terima kasih kepada tim penilai. Kehadiran ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berbenah dan memberikan yang terbaik,” ujar Husain.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kelurahan Komo Luar, Fitriani Husain Engka, memaparkan sejumlah inovasi yang dilakukan warga dan kader PKK dalam mendukung revitalisasi AKU HATINYA.
Salah satu yang menjadi perhatian adalah pemanfaatan barang-barang bekas seperti ember cat, galon, dan wadah tidak terpakai yang disulap menjadi media tanam produktif.
“Pemanfaatan halaman ini bukan hanya untuk lomba, tetapi memberi manfaat nyata bagi keluarga. Saat membutuhkan rempah-rempah atau tanaman dapur, warga bisa langsung memetik hasil tanam sendiri,” kata Fitriani.

Selain itu, TP PKK Komo Luar juga membentuk sejumlah lorong binaan dan lokasi percontohan yang melibatkan keluarga-keluarga di lingkungan sebagai pusat pengembangan pekarangan produktif.
Menariknya, berbagai upaya tersebut dilakukan di tengah tantangan yang pernah dihadapi wilayah tersebut akibat bencana banjir. Namun semangat warga untuk membangun kembali lingkungan tetap tinggi.
Tim Juri Pokja III, Sarce Adam, memberikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin antara pemerintah kelurahan, TP PKK, dan masyarakat dalam menjalankan program AKU HATINYA.

“Kami mengapresiasi semangat ibu-ibu PKK yang didukung pemerintah kelurahan dan masyarakat. Membangun kembali lingkungan, terlebih di wilayah yang memiliki tantangan seperti banjir, tentu membutuhkan kerja sama dan komitmen yang kuat,” ujarnya.
Setelah sesi pemaparan, tim juri melakukan peninjauan langsung ke sejumlah titik penilaian untuk melihat kondisi lingkungan, pemanfaatan pekarangan, hingga inovasi yang telah diterapkan warga.
Keikutsertaan Komo Luar dalam lomba ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi kesempatan untuk menunjukkan praktik baik pengelolaan lingkungan berbasis keluarga yang mendukung ketahanan pangan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.
(***/Enny)








